alexametrics

Qonita Rachmah: Bebakaran, Batasi Pemakaian Kecap

29 Maret 2022, 07:05:33 WIB

BOGA bahari merupakan hidangan sarat protein hewani yang baik bagi tubuh. Ikan dan hasil laut lainnya juga relatif rendah lemak. Olahan hasil laut pun dijadikan alternatif makanan bergizi dan sumber protein hewani yang disarankan para ahli gizi. Salah satunya adalah Qonita Rachmah, dosen di Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair.

”Mengonsumsi protein hewani yang rendah lemak bisa meminimalkan risiko obesitas,” ungkapnya kepada Jawa Pos kemarin (28/3).

Per porsi ikan, menurut Qonita, mengandung 2 gram lemak. Protein hewani lainnya biasanya mengandung 5–13 gram lemak per porsi. Selain itu, kandungan mikronutrien pada ikan lebih beragam.

Nah, setelah dipastikan kandungan gizinya proporsional bagi tubuh, tahap berikutnya adalah cara mengolahnya. Membakar ikan tanpa minyak adalah metode yang cukup ideal karena bisa mengurangi kadar lemaknya. ”Selain menghindarkan kita dari risiko obesitas, metode itu menghindarkan kita dari dislipidemia. Yakni, tinggi kolesterol, LDL, dan trigliserida,” terang Qonita.

Namun, dia berpesan agar pemakaian kecap pada bumbu pembakaran ikan atau hasil laut yang lain tidak berlebihan. Sebab, kecap mengandung natrium. Sebaiknya, dalam sehari, konsumsi kecap hanya 2.000 miligram. ”Jika mengonsumsi bebakaran, jangan lupa untuk minum banyak air putih. Jadi, jika ada kelebihan natrium, bisa segera dibuang,” tutur Qonita.

Di antara banyak olahan hasil laut, udang adalah favorit. Dalam 100 gram udang, kandungan lemaknya rendah. Sebaliknya, kandungan protein udang sangat tinggi. Kandungan kalsium dan fosfor juga tinggi. Mineral-mineral itu bagus untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. ”Kandungan kaliumnya juga bisa menjaga keseimbangan kadar gula darah,” ujarnya.

Ada pula kandungan tembaga yang berguna untuk kesehatan jantung, mengontrol kadar kolesterol, dan membantu menurunkan tekanan darah. ”Yang terakhir, ada zink atau kandungan seng yang penting sekali untuk kekebalan tubuh,” tandas Qonita.

SATU MEJA: Menu ikan campur yang menjadi andalan Made. Khusu untuk Megawati, cumi diganti ayam. (DIMAS MAULANA/JAWA POS)

Editor : Ilham Safutra

Reporter : ama/c14/hep

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads