alexametrics

Gus Dur, Soal Makanan pun Egaliter

28 Maret 2022, 06:36:26 WIB

ABDURRAHMAN Wahid atau Gus Dur adalah pribadi yang terbuka, menerima perbedaan, dan menghormati semua golongan. Tidak hanya pada urusan sosial dan keagamaan, sifat itu juga dibawanya ke urusan perut.

Putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid, menyatakan bahwa presiden ke-4 RI tersebut tidak pernah membedakan-bedakan makanan. Gus Dur menyantap hidangan apa pun yang disediakan. ”Gus Dur itu orangnya egaliter, termasuk soal makanan,” ujar Yenny saat ditemui Jawa Pos di Jakarta pada 14 Maret.

Saking egaliternya, menurut Yenny, yang pantang pun tetap Gus Dur santap. ”Padahal, bapak sering kali kita disiplinkan karena suka jajan yang aneh-aneh,” imbuhnya.

Pola makan yang tidak baik plus jarang olahraga membuat Gus Dur punya masalah kesehatan sejak lama. Akibatnya, ada banyak jenis makanan yang harus dihindari. Khususnya yang tinggi kolesterol.

Soal kuliner, Gus Dur sangat menggemari makanan khas Jawa Timuran. Misalnya rawon, kikil, soto, bistik lidah sapi, dan rujak cingur. Kecintaan Gus Dur pada kuliner tradisional Jawa Timur tidak terlepas dari sang ibu. Nenek Yenny memang jago memasak makanan Jawa Timur. ”Almarhumah eyang putri terbiasa menyajikan makanan untuk menyambut tamu,” ungkapnya.

Untuk kuliner mancanegara, menurut Yenny, Gus Dur suka makanan Jepang. Khususnya makanan yang diolah mentah seperti sushi.

Sebenarnya Gus Dur jarang bepergian ke luar rumah hanya semata untuk menikmati kuliner. Biasanya makan-makan di luar justru dilakukan di sela-sela kegiatan resmi. Misalnya saat kunjungan kepresidenan.

Jika sedang tidak ada kegiatan, Gus Dur sangat menikmati makanan rumahan. ”Rawon, soto, menu andalan. Lalu kayak urap, sayur pepaya muda, tempe dan tahu bacem,” kata Yenny menyebutkan makanan rumahan kegemaran Gus Dur.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : far/c9/hep

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads