alexametrics
Warung Langganan Presiden (65-Habis)

Sate Buntel ala Mbok Galak Menjadi Favorit Soeharto dan Jokowi

Bahkan Yang Antikambing pun Doyan
3 Mei 2022, 19:02:52 WIB

Suara lantang Sakiyem dalam menjajakan sate melahirkan brand Mbok Galak. Nama ’’baru’’ Sakiyem tersebut lahir dari celetukan warga Solo yang selalu diteriaki Sakiyem agar mampir ke warungnya. Puluhan tahun kemudian, nama Sate Kambing Mbok Galak masih melekat dan makin melegenda sebagai salah satu sate buntel favorit di Kota Bengawan.

RETNO DYAH AGUSTINA, Solo

JawaPos.com – Sate Kambing Mbok Galak memudahkan pencarian warga Solo maupun wisatawan. Letak warung tepat di pinggir Jalan Ki Mangun Sarkoro, salah satu jalur penghubung Solo dengan kota-kota lain. Memudahkan wisatawan hingga pengemudi kendaraan besar untuk mampir menikmati sate buntel, sate daging kambing, tengkleng, dan tongseng.

Tongseng dan tengkleng buatan Mbok Galak masih disimpan dalam panci besar di dalam pikulan. Sakiyem dan Sudarto, suaminya, memang mengawali kisah Mbok Galak dengan berkeliling. ”Bapak dan ibu itu keliling mengikuti kebiasaan mbah saya yang juga jualan sate,” ucap Muhtar Sidiq, pengelola Sate Kambing Mbok Galak saat ini.

Keduanya mulai menetap di satu lokasi pada 1983. Tepatnya, perempatan lampu merah dekat Graha Saba Buana. ”Awalnya namanya Warung Sate Kambing Seng. Tapi, berubah karena dijuluki Mbok Galak itu,” ucap Sidiq, kemudian terkekeh. Lokasi pertama itu tak lama ditempati Sakiyem dan Sudarto. Keduanya kemudian membeli rumah sederhana di dekat Pom Bensin Ki Mangun Sarkoro, sekitar 200 meter dari lokasi saat ini.

”Namun, ada pelebaran jalan. Akhirnya pindah lagi ke lokasi sekarang. Itu sejak 1990-an,” tuturnya. Meski pindah-pindah lokasi, pelanggan Mbok Galak tetap setia berkunjung. Kenikmatan sate buntel dan sate dagingnya memang bikin orang ketagihan. Termasuk keluarga Soeharto dan Jokowi.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (c7/dra)

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads