alexametrics

Taoge Goreng Kudapan Teman Nongkrong Warga Bogor

3 April 2022, 11:53:04 WIB

SAJIAN taoge goreng begitu lekat dengan lidah chef Erik Fernandajaya. “Saya orang Bogor asli,” kata juru masak yang sering didapuk sebagai pemeriksa katering jemaah haji di Arab Saudi tersebut.

Kepada Jawa Pos, Erik menuturkan bahwa kuliner Indonesia banyak terpengaruh kultur negara lain. Misalnya, Tiongkok, India, Saudi, dan Eropa. Namun, khusus taoge goreng, dia bisa memastikannya sebagai hidangan otentik masyarakat Kota Hujan.

Bahan-bahan utama taoge goreng mudah didapatkan di Bogor. Taoge, kucai, taoco, dan mi kuning. Erik menyatakan bahwa mi kuning yang digunakan untuk taoge goreng adalah mi khas Bogor.

Selain termasuk bahan taoge goreng, mi kuning Bogor dijadikan pelengkap mi glosor dan asinan Betawi. Beberapa penjual taoge goreng, menurut Erik, menambahkan oncom dalam racikan hidangannya.

Erik menyebutkan, Bogor memiliki dua warung taoge goreng legendaris. Toge Goreng Suryakencana dan Toge Goreng Ibu Hj Omah. Yang disebut belakangan, menurut dia, banyak diburu. Pelanggan tidak hanya membawa pulang sebungkus atau dua bungkus taoge goreng jika sedang singgah ke warung Ibu Hj Omah, tetapi bisa sampai membeli 20 bungkus.

“Bogor ini bukan kota besar. Budayanya orang sini suka nongkrong,” ungkapnya pada pertengahan Maret lalu. Nah, taoge goreng pada awalnya adalah kudapan untuk menemani rutinitas nongkrong warga Bogor. Namun, sekarang taoge goreng sudah bergeser dari kudapan menjadi makanan khas.

Erik menyampaikan, anak-anak zaman sekarang mungkin tidak familier dengan taoge goreng. Popularitasnya kalah oleh bakso, ayam geprek, atau makanan lain. Padahal, rasa taoge goreng tidak kalah enak dari sederet makanan yang lebih modern. Rasa manis dari taoco membuat taoge goreng unik. Erik berharap taoge goreng akan tetap lestari, terutama di Bogor yang menjadi tempat kelahirannya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : wan/c14/hep

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads