alexametrics

Pondok Ale-Ale Etalase Kuliner dan Budaya Kalimantan Barat

2 Mei 2022, 22:16:07 WIB

JawaPos.com – Food blogger Doni Jerry menyebut Pondok Ale-Ale sebagai referensi kuliner Pontianak. Selain menunya lengkap, rasanya pun enak. Apalagi, restorannya berada di lokasi yang strategis dan penataan interior serta eksteriornya Instagrammable. Bukan sekadar apik, melainkan juga punya daya tarik budaya.

’’Pilihan yang tepat untuk mencicipi menu tradisional,’’ kata Dodon, sapaan Doni, kepada Pontianak Post (Grup Jawa Pos). Banyak rumah makan lain di Pontianak yang juga menyajikan menu tradisional, tapi kuliner khas Tidayu yang otentik bisa ditemukan di Pondok Ale-Ale.

’’Tentu masalah rasa jadi prioritas,’’ imbuh pemilik blog tukangjalanjajan.com tersebut.

Kepada mereka yang meminta rujukannya soal kuliner Pontianak, Dodon selalu mengarahkan ke Pondok Ale-Ale. Terutama mereka yang berasal dari luar kota. Sebab, mereka bisa menikmati sajian khas sembari melepas lelah di rumah makan yang asri.

Pengaruh Tionghoa, Dayak, dan Melayu (Tidayu) memang menjadi ciri khas kuliner Pontianak. Itu sesuai dengan komposisi masyarakat Pontianak yang rata-rata keturunan Tionghoa, Dayak, dan Melayu. Kuliner Tidayu punya rasa yang kuat. Jika Tionghoa cenderung asin, Dayak relatif gurih dan asam. Sedangkan Melayu condong ke pedas dan asam. Semuanya sama-sama memanjakan lidah.

Konsep masak dadakan di Pondok Ale-Ale juga membuat rasa makanan di restoran milik Edy Hartanto itu spesial. Semuanya fresh. Itu membuat kekhasan Tidayu menonjol. Sama seperti masakan Melayu, hidangan Tionghoa juga cenderung ’’instan”. Begitu pesanan masuk, juru masak beraksi. Pelanggan yang menunggu proses memasak pun dijamin tidak akan kecewa.

Pernah mengunjungi 38 negara dan mencicipi kuliner di berbagai warung di seluruh Indonesia, Dodon mengatakan bahwa pelayanan di Pondok Ale-Ale memuaskan. ’’Hospitality-nya sangat bagus. Kita disambut dengan ramah dan tempatnya bersih,’’ imbuhnya. Rumah makan itu juga mengantongi label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Editor : Edy Pramana

Reporter : (*/c7/hep)

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads