← Beranda
Keindahan Kepulauan Kei dan Festival Pesona Meti Kei di Maluku Tenggara
Ashadi CakhyadiMinggu, 19 November 2023 | 17.07 WIB
Pemandangan pantai Kepulauan Kei di Maluku Tenggara

 

 

JawaPos.com - Indonesia memiliki banyak destinasi wisata alam yang menakjubkan. Salah satunya Provinsi Maluku yang memberikan rasa kagum yang luar biasa, dengan pasir Pantai putih dan biru laut yang indah.

Dikutip dari Indonesia.go.id pada Minggu (19/11), pantai pasir putih dan laut biru banyak ditemukan bila kita berwisata ke Provinsi Seribu Pulau tersebut.

Salah satu spot yang tidak boleh dilewatkan wisatawan ada di wilayah Tenggara Maluku, tepatnya di Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.

Terdapat Festival Pesona Meti Kei 2023 yang digelar Pemkab Maluku Tenggara. Salah satu agenda dari festival itu adalah event van kurkurat, kegiatan masyarakat setempat yang melibatkan anak-anak, pria muda dan tua untuk menangkap ikan dengan menggunakan panah tradisional.

Festival Pesona Meti Kei 2023 itu biasanya digelar pada 7-26 Oktober oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Festival tersebut biasanya diadakan di Pantai Ohoi Kolser, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.

Seperti yang terjadi pada Minggu (22/10/2023), masyarakat Desa Ohoi berdatangan ke Pantai Ohoi di tengah terik sinar matahari siang untuk turut serta melaksanakan atraksi van kurkurat atau menangkap ikan menggunakan panah tradisional.

Tradisi van kurkurat merupakan salah satu kearifan lokal di Ohoi yang tetap terpelihara hingga kini. Masyarakat setempat memiliki kebiasaan memanah ikan ketika air laut surut.

Ikan yang dipanah berjenis kurkurat hidup di sela bebatuan karang yang ada di Pantai Ohoi Kolser dengan ukuran 8 hingga 10 sentimeter. Ikan tersebut memiliki sisik berwarna hitam dengan gradasi kekuningan.

Tradisi van kurkurat diperlombakan dengan menghitung siapa yang paling banyak mendapat ikan. Setelah ikan dipanah kemudian diikat pada sehelai lidi yang telah disiapkan panitia.

Dalam waktu satu jam peserta akan memanah ikan sebanyak mungkin untuk kemudian disetor dan dicatat siapa yang paling banyak tangkapan.

Setelah itu, ikan akan langsung diolah di tepi Pantai Kolser oleh mama-mama setempat lewat dua cara yaitu goreng dan rebus.

Festival Pesona Meti Kei merupakan acara yang telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN), program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Festival Pesona Meti Kei sudah rutin dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini, penyelenggaraan festival tersebut sudah yang ketujuh.

Pada Festival Pesona Meti Kei, tentu tidak hanya kegiatan kurkurat yang menarik. Ada sejumlah kegiatan dilaksanakan di festival itu, mulai dari karnaval budaya, seminar adat dan budaya Kei, lomba goyang meti Kei, lomba dayung sampan, hingga pentas seni.

Tentu ada yang bertanya kenapa festival tersebut diadakan bulan Oktober? Pelaksanaan dipilih setiap Oktober karena saat itu kondisi air laut dalam surut.

Di Kepulauan Kei, saat laut surut pada Oktober dan November pantai menjadi amat luas karena air surut ke tengah hingga ratusan meter.

Hal itu menyebabkan biota laut yang biasanya tertutup air bisa dinikmati dengan mata telanjang. Bahkan dua pulau terpisah oleh laut bisa dikunjungi dengan berjalan kaki.

Kepulauan Kei yang berada di tenggara Maluku adalah gugusan pulau yang secara administrasi merupakan wilayah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Masyarakat setempat menyebut kepulauan tersebut dengan nama Nuhu Evav atau Kepulauan Evav.

Hampir semua pantai di daerah tersebut punya karakter sama, yaitu airnya bening, lautnya berwarna hijau tosca, pasirnya halus putih, dan tentu saja bersih.

EDITOR: Kuswandi