JawaPos.com – Menteri Kesehatan Jepang, Keizo Takemi berencana untuk mengharuskan pengunjung dari enam negara, salah satunya Indonesia untuk melakukan tes tuberkulosis (TBC) sebelum tiba di Jepang.
Pemerintah Jepang juga mengungkapkan bahwa tes TBC wajib untuk perjalanan ke Jepang lebih dari tiga bulan. Dikutip JawaPos.Com dari The Asahi Shimbun, Sabtu (18/11).
Keenam negara tersebut yakni Filipina, Vietnam, Tiongkok, Indonesia, Nepal dan Myanmar. Menteri Kesehatan tersebut juga menambahkan bahwa banyak pasien tuberkulosis baru di Jepang yang berasal dari enam negara tersebut.
Baca Juga: Baru 3 Bulan Menikah, Atlet Seluncur Indah Jepang Yuzuru Hanyu Umumkan Perceraian, Begini Alasannya
Respon Menteri Kesehatan, Keizo Takemi tersebut didasarkan terhadap pertanyaan dalam pertemuan Komite Rumah Tinggi bidang Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan yang diajukan oleh Kozo Akino, seorang anggota dari mitra koalisi pemerintah, yaitu partai Komeito.
Pengunjung dari keenam negara tersebut diwajibkan untuk melakukan tes TBC di institusi medis yang ditunjuk oleh pemerintah Jepang sebelum mengunjungi Jepang.
Turis yang memiliki hasil tes positif tuberculosis (TBC), maka Jepang tidak akan menerbitkan visa untuk mereka.
Baca Juga: Pria Jepang Terinfeksi Cacing Pita Usai Makan Hidangan Daging Mentah ala Thailand
Aturan tes TBC bagi turis yang akan berkunjung sebenarnya sudah ada sejak 2018, namun rencana tersebut tertunda.
Mengingat semakin bertambahnya jumlah pasien TBC yang berasal dari luar negeri di Jepang, kementerian pada tahun 2018 memutuskan untuk memberlakukan tes tersebut.
"Kami sedang melakukan persiapan untuk penerapannya sesegera mungkin dan berharap dapat memulainya pada tahun berikutnya," kata Takemi.
Baca Juga: Prediksi Senegal U-17 vs Jepang U-17, Tak Ada Jalan Keluar Selain Kemenangan
Menurut Kementerian Kesehatan Jepang, tercatat sebanyak 10.235 pasien positif tuberkulosis baru di Jepang pada 2022.
Namun semenjak 2021, jumlah kasus tuberkulosis (TBC) di Jepang menurun hingga di bawah 10 per 100.000 penduduk.
Hal tersebut membuat Jepang menjadi negara dengan tingkat TBC tergolong rendah menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Namun, tercatat sekitar 11,9 persen pasien TBC baru yang berasal dari luar negeri, dan jumlahnya semakin meningkat.
Terdapat juga sejumlah kasus mengenai wisatawan dari negara dengan tingkat TBC cukup tinggi ini saat berkunjung ke Jepang. Penyakit TBC yang kebal terhadap obat juga menjadi masalah di luar negeri.