Karena bentuknya sangat aneh, Jawa Pos mencoba menelusuri jenis hewan itu melalui situs padanan gambar. Hasilnya, video yang sama pernah diunggah akun Instagram milik Southarena pada 12 September 2017. Namun, unggahan itu disertai penjelasan bahwa gambar video yang diunggah merupakan hasil sinema 4 dimensi. ”Hi folks, finally have it rendered. Hope you’ll like it as much as i enjoyed doing it,” begitu keterangan yang dia tulis. Anda bisa melihatnya di bit.ly/4Dimensi.
Menanggapi viralnya video itu di Twitter, para akun debunker dari HoaxEye (@hoaxeye) dan PicPedant (@PicPedant) kompak menyebut bahwa video tersebut merupakan animasi komputer. ”This isn’t nature. It’s a 3D render,” tulis akun PicPedant kemarin. Anda bisa melihatnya di sini
This isn't nature. It's a 3D render. https://t.co/lTuKqYSecE (debunk via @hoaxeye) https://t.co/PTVe6rCCyH
— PicPedant (@PicPedant) November 7, 2019