← Beranda

Koran Berbahasa Inggris, Bukan Koran Inggris

Ilham SafutraSabtu, 9 Februari 2019 | 01.10 WIB
Hoax

JawaPos.com - Foto koran berbahasa Inggris dengan narasi yang mengkritik pemerintah berseliweran di Facebook dan Twitter kemarin (7/2). "Koran Inggris semprot Ngaciro. BUMN ngutang untuk gagal. Udah ngutang gagal pula. #tolakrezimgagal." Begitu tulisan di dalam foto koran tersebut.


Foto itu kemudian disebar warganet dengan status yang bermacam-macam. Misalnya yang dilakukan akun Facebook An Nissa Nia (fb.com/rahma.ccmoet.3) pada 6 Februari 2019. Dalam unggahan itu, Nia juga melampirkan foto dari koran Kompas yang memberitakan ancaman gangguan gizi anak di Indonesia Timur.


Kompas memang membuat berita tentang gangguan gizi yang mengancam anak di Indonesia Timur. Berita itu terbit pada Senin, 28 Januari 2019. Yang jadi hoax adalah koran berbahasa Inggris yang dikatakan dari Inggris.


Faktanya, koran Independent Observer dengan berita berjudul State Owned Enterprises Borrowing to Fail itu diterbitkan oleh PT Media Pandu Bangsa. Sesuai issn.lipi.go.id, redaksi koran tersebut berlokasi di Cibinong, Bogor.


Sebelumnya Jawapos.com juga pernah memberitakan koran tersebut pada 31 Austus 2018. Judul beritanya, Ramai di Twitter, Ini Penjelasan Koran Independent Observer. Pihak redaksi koran tersebut menjelaskan, pemilik Independent Observer merupakan pengusaha muda yang berfokus pada bidang media cetak. 

EDITOR: Ilham Safutra