Menguji Kehebatan Acer Aspire 3, Laptop Rp 5 Jutaan dengan AMD Ryzen

26/07/2018, 23:52 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)
Share this image

JawaPos.com – Akhir bulan lalu, Acer memperbarui dua lini seri laptop andalannya yang melenggang di pasar Indonesia. Yakni, Acer Swift 3 dan Aspire 3. Kedua laptop andalan Acer di market tanah air tersebut kini mendapatkan penyegaran dengan memiliki varian baru yang ditenagai prosesor AMD Ryzen. Hadirnya Acer Swift 3 dan Acer Aspire 3 tentu melengkapi lini produk sebelumnya yang menggunakan prosesor Intel.

Meski menggunakan integrated GPU, namun performa kedua varian laptop ini diklaim setara dengan laptop yang menggunakan grafis terpisah. Laptop yang menggunakan Ryzen Mobile tetap bisa digunakan untuk bermain game meski tidak punya GPU terpisah. Selain performa, keunggulan dari integrated GPU ini adalah penggunaan baterai yang jadi lebih irit. Seperti apa kehebatannya?

Kali ini JawaPos.com berkesempatan untuk menguji Acer Aspire 3. Ingat ya, fokus pada Acer Aspire 3 saja, bukan Swift 3 karena telah kami review sebelumnya di link berikut ini. Dari segi harga, Acer Aspire 3 hadir dengan beberapa varian. Pun dengan harganya.

Uji coba JawaPos.com yakni Acer Aspire 3 Ryzen 2200U Radeon Vega 3 Graphics dibanderol Rp 5,899 juta. Untuk tipenya sendiri agar sobat Tekno JawaPos.com tidak bingung, laptop ini memiliki nomor model A315-41-R66A. JawaPos.com mencoba laptop Acer Aspire 3 A315-41-R66A untuk kebutuhan daily use, seperti beberapa pengerjaan pengetikan, browsing, editing sederhana, dan yang paling penting adalah bermain game.

Sedikit bercerita tentang prosesor AMD Ryzen Mobile. Pada akhir 2017 lalu, AMD mengumumkan prosessor terbaru untuk laptop, yakni AMD Ryzen Mobile. Prosessor dengan kombinasi CPU Zen dan grafis Radeon Vega yang terintegrasi dalam satu chip prosessor itu diklaim sangat bertenaga. Bahkan, mampu menghadirkan peningkatan luar biasa dibandingkan dengan prosessor mobile AMD 7 Gen APU generasi sebelumnya.

AMD Ryzen Mobile yang dirancang menggunakan teknologi 14nm FinFET juga diklaim sukses menghadirkan peningkatan performa CPU hingga 200 persen lebih baik. Tidak hanya itu, peningkatan performa GPU juga disebut-sebut hingga 128 persen lebih baik. Selain itu, Ryzen Mobile 58 persen lebih hemat daya dibanding prosessor AMD APU Mobile generasi sebelumnya. Jadi jelas kan? bukan tanpa alasan Acer menggunakan AMD sebagai otak komputer jinjingnya.

Desain

Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)

Dari segi penampilan, Acer Aspire 3 A315-41-R66A mirip dengan laptop kebanyakan. Desainnya tidak ada yang mencolok. Beratnya hampir 2,1 Kg termasuk baterainya. Bergeser ke material, juga layaknya laptop kebanyakan yang berbahan plastik. Mungkin, tidak diberi sesuatu yang menonjol untuk membuat harganya tidak jauh-jauh dari Rp 5,8 jutaan.

Material plastik bila dilihat sekilas memang tidak terlalu tampak. Sebab Acer mengakalinya dengan sentuhan brushed. Kalau dilihat dari jarak yang tidak terlalu dekat, orang akan mengira bahwa laptop ini terbungkus material kuat dari metal. Apalagi, ada sentuhan guratan-guratan khas metal pula.

Terdapat layar seluas 15,6 inci dan area keyboard yang dilengkapi dengan numeric pad (numpad). Keyboard pada laptop ini mendapat sorotan utama. Sebab, selain tidak adanya backlight pada papan ketiknya, Acer tidak membekali lampu di beberapa tuts penting, seperti tombol capslock dan numlock. Hal itu rentan membuat bingung. Pada bagian lain laptop pun demikian, hanya ditemukan lampu indikator baterai saja. Selain itu, tidak ada.

Untuk menyangga layarnya, ada engsel yang diukir tulisan ‘Aspire’ sebagai penanda atau identitas laptop. Engselnya juga tampak kuat, menyokong kesan ringkih yang biasanya timbul dari penggunaan material plastik. Sedangkan untuk port connector, Acer Aspire 3 A315-41-R66A menyediakan cukup lengkap.

Sebut saja pada bagian kanan ada port daya, dua buah USB 2.0, dan port audio serta microphone. Sementara pada sisi sebelah kirinya ada kensington lock untuk fitur keamanan tambahan, lalu HDMI, koneksi LAN, satu buah USB 3.0, dan tak lupa slot SD card reader. Fitur koneksi lainnya termasuk WiFi MU-MIMO 802.11ac dan Bluetooth v4.2.

Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)

Berbalik ke bagian bawah, laptop ini memiliki keunggulan adanya semacam door compartment yang mudah untuk di akses. Pintu-pintu tersebut menguntungkan pengguna karena bisa dengan mudah masuk pada bagian penyimpanan harddisk dan RAM. Jadi, bilamana ingin memperbaiki atau meng-upgrade harddisk dan RAM, tidak perlu membuka seluruh bagian bawah laptop. Cukup di bagian door compartment saja.

Beralih ke sektor keyboard, Acer Aspire 3 A315-41-R66A tampil dengan jarak antartuts yang terbilang lega. Pengalaman mengetik menggunakan laptop ini cukup baik. Kesalahan pengetikan atau typo bisa ditanggulangi berkat jaraknya yang lumayan jauh satu sama lain. Di bagian kanan keyboard ada area numeric pad lengkap. Sekilas area numpad tersebut membuat keyboard laptop ini tampak kompleks. Namun untuk beberapa pekerjaan seperti tabulasi, membuat tugas yang membutuhkan tuts angka-angka jadi lebih mudah.

Mengulang kebiasaan lama, Acer meletakkan tombol powernya di bagian pojok kanan atas area numpad. Hati-hati, jika salah kamu akan mematikan laptop ini saat bekerja. Alih-alih menekan angka 9, kamu malah menekan tombol power. Kebiasaan lama yang menurut JawaPos.com cukup merepotkan. Sebab benar-benar harus hati-hati saat menggunakannya.

Beralih ke trackpad, ada area luas yang diletakkan agak ke kiri. Tidak center, namun ini membantu bagi kamu yang butuh area luas sisi kanan untuk leluasa menggunakan trackpad. Bagian klik kiri dan klik kanannya dibuat menyatu dengan panel kapasitif trackpad. Ini sedikit disembunyikan untuk mengejar desain simple di trackpad. Sentuhan dan respons gerak trackpad cukup cepat. Namun ketika melakukan ‘klik’, JawaPos.com lagi-lagi harus menekan agak keras dan agak ke dalam, seperti saat melakukan drag kursor dan semacamnya.

Multimedia

Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)

Beralih ke bagian lain dari laptop ini, yakni sektor multimedia. Acer Aspire 3 A315-41-R66A seperti sempat di singgung di atas, memiliki bentang layar seluas 15,6 inci. Laptop ini memiliki kapabilitas untuk bermain game, resolusi yang dimilikinya adalah HD. Didukung panel layar LED. Sebanding dengan harga yang ditawarkan. Tak lupa, di bagian atas layar tersemat webcam untuk kebutuhan video conference atau sekadar bersenang-senang.

Untuk kenyamanan audio, Acer Aspire 3 A315-41-R66A juga menawarkan teknologi Acer TrueHarmony yang menjanjikan kualitas suara jernih. Bagi kamu para gamers, pekerja kreatif atau sekadar penyuka musik dengan kategori suara tidak terlalu ngebass, laptop ini boleh dibilang cukup nyaman untuk kualitas suara yang dihasilkan dari speaker-nya.

Seperti seri Aspire terdahulu, Acer juga meletakkan speaker-nya pada tempat yang sama, yakni di bagian depan tepat berada di bawah tangan pengguna saat melakukan pengetikan. Suara yang dihasilkan cukup mumpuni dengan karakter bass tidak terlalu mencolok dan dominasi treeble. Menggunakan Acer Aspire 3 A315-41-R66A untuk bekerja sambil mendengarkan musik cukup mengasyikan. Asalkan kamu tidak meletakan laptop ini di permukaan yang membuat lubang speaker menjadi tertutup semisal bantal, selimut, dan benda serupa lainnya.

Performa

Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)

Desain mungkin tidak ada yang istimewa, tetapi saat berbicara performa, jangan dipandang sebelah mata. Cerita singkat soal tertanamnya AMD Ryzen Mobile pada perangkat ini juga cukup memberikan gambaran soal performa Acer Aspire 3 A315-41-R66A. Prosesor AMD Ryzen 3 2200U dikombinasikan dengan RAM bawaan 4 GB, hard disk 1 TB, dan sokongan integrated graphics Radeon Vega 3 Graphics, membuat Acer Aspire 3 A315-41-R66A patut dipertimbangkan dalam daftar laptop rekomendasi yang ingin kamu beli.

Untuk RAM-nya sendiri memiliki bawaan sebesar 4 GB DDR4, namun jika kurang kamu masih mungkin untuk melakukan upgrade dengan sangat mudah berkat adanya door compartment seperti dijelaskan sebelumnya. Begitu juga dengan harddisk-nya yang sudah hadir dengan ruang simpan lega, yakni 1 TB.

Soal kemampuannya dalam mengerjakan aplikasi standar kantoran, semuanya bisa dilakukan dengan lancar jaya. Untuk kebutuhan gaming? Bisa juga. Hanya perlu dicatat, meskipun laptop ini bisa dipakai bermain game, namun ini bukan laptop spesialis gaming ya. Jelas tidak direkomendasikan untuk memainkan game dengan kualitas grafis kelas wahid.

Itu dibuktikan dengan hasil benchmark melalui PCMark 8 yang mendapat skor 3408 untuk creative test. Ini cukup untuk berbagai hal. Termasuk video call secara grup, photoshop, editing video ringan, hingga bermain beberapa game dengan kategori seting grafis low atau medium (beberapa game bisa high) bukan masalah. Uji coba melalui Cinebench R15, mendapatkan skor 36.01 FPS untuk Radeon Vega 3 Graphics. Nilai itu sangat bagus karena video performance dipastikan bisa smooth.

Gaming

Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)

Ingin bermain game dengan laptop ini? Absolutely bisa dilakukan. Jangan khawatir. JawaPos.com mencoba dengan game kelas A seperti Battlefield 1, Need For Speed Payback, dan FIFA 18. Hasilnya, memuaskan.

Battlefield 1 misalnya, ketika bermain dengan seting grafis otomatis bisa mendapatkan nilai rata-rata 21,3 FPS dengan nilai maksimal 27 FPS. Untuk bermain di laptop, angka itu sudah cukup untuk menghasilkan game yang lancar. Kalau mau lebih smooth, bisa bermain dengan seting grafis low. Hasilnya, nilai rata-rata menjadi 33,1 FPS dan nilai tertinggi 46 FPS.

Begitu juga saat bermain Need For Speed Payback. Game ini kerap jadi momok untuk berbagai laptop di entry level hingga medium meski sudah memiliki kartu grafis terpisah. Dengan Acer Aspire 3 A315-41-R66A, nilai rata-rata bisa menghasilkan 19 FPS dengan nilai tertinggi 24 FPS. Nilai itu membuat game ini sudah bisa dijalankan dengan baik meski game terasa berat di beberapa level.

Kalau ingin lancar, bisa diturunkan ke seting grafis low. Atau, tetap seting grafis otomatis dengan resolusi layer yang diturunkan menjadi 720x1280. Penurunan itu membuat game ini menjadi sangat lancar karena nilai rata-ratanya menjadi 25,5 FPS dan nilai tertinggi 30 FPS. Untuk diketahui, dalam game Need For Speed series, FPS dikunci pada 30. Jadi, ketika resolusi diturunkan, laptop ini bisa menjalankan game hingga kemampuan maksimal.

Untuk FIFA 18, lebih menyenangkan. Mainkan saja game ini dengan seting grafis terbaik. Game bisa dijalankan dengan baik meski FPS rata-rata berada di kisaran 25 FPS sampai 30 FPS. Sedangkan dengan seting grafis medium, bisa mencapai 60 FPS.

Bagi pembaca yang memiliki game favorit dan minimum requirementnya sama atau di bawah ketiga game tersebut, maka sudah dipastikan bisa berjalan dengan baik. Tinggal kustomisasi pada kualitas grafis maupun resolusi untuk hasil yang lebih menyenangkan. Oh iya, pastikan selalu update driver Radeon Vega 3 yang terbaru ya.

Kesimpulan

Aspire 3 A315-41-R66A dengan AMD Ryzen 2200U dan Radeon Vega 3 Graphics (id-store.acer.com)

Pengalaman menggunakan Acer Aspire 3 untuk beberapa waktu cukup menyenangkan. Beberapa pekerjaan kreatif tentu bisa dihadapi dengan laptop ini dengan cukup memuaskan. Sebab, jeroannya memang memiliki kemampuan untuk itu. Dibekali dengan numeric pad, menambah nilai lebih dari laptop ini.

Pekerjaan tabulasi yang membutuhkan angka-angka bisa dikerjakan lebih cepat. Namun jangan berharap banyak dengan kegiatan pengetikan di kondisi minim cahaya. Tidak adanya backlight keyboard membuat kamu akan sedikit kerepotan ketika menyelesaikan pekerjaan di malam hari dengan cahaya redup.

Acer Aspire 3 dibanderol dengan harga kisaran Rp 5,8 jutaan. Dengan harga segitu, build quality-nya memang terbilang biasa. Namun, performance laptop ini bisa diacungi jempol untuk harga di kelasnya.

(fab/ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi