Review Produk

Infinix Hot 6 Pro, Smartphone Murah Baterai Tahan Lama

12/09/2018, 08:10 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Smartphone Infinix Hot 6 Pro (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Upaya Infinix merebut pasar smartphone Indonesia semakin berani. Meski tergolong merk baru, dan masih lebih banyak berkecimpung di pasar online ketimbang offline dengan toko-toko resmi, namun Kehadiran Infinix boleh dibilang cukup terasa di market ponsel cerdas tanah air. Hal itu dibuktikan dengan momen peluncuran produk terbaru Infinix yang cukup intens.

Berdasarkan catatan JawaPos.com, setidaknya Infinix terakhir meluncurkan smartphone terbarunya akhir Juni 2018 lalu. Tak lama setelahnya yakni 20 Agustus, Infinix kembali membesut smartphone terbarunya. Dua produk terbaru yang dimaksud yakni Infinix Hot 6 Pro dan Infinix Hot S3X.

JawaPos.com pun berkesempatan menguji kehebatan dua smartphone tersebut. Namun agar lebih fokus, JawaPos.com akan mengulas Hot 6 Pro lebih dulu. Sementara Hot S3X akan diulas terpisah di artikel berikutnya.

Langsung saja kita bahas Infinix Hot 6 Pro. Melihat harga, spesifikasi, dan pasar yang dituju, Hot 6 Pro sendiri masuk dalam kategori smartphone middle-to-low.

Infinix melepas smartphone ini dalam dua varian RAM dan penyimpanan internal. Harganya pun demikian. Semakin besar kapasitas ruang simpannya, semakin tinggi pula harganya.

Infinix Hot 6 Pro tersedia dengan harga Rp 1,499 juta untuk varian RAM 2 GB dan ROM 16 GB. Sementara banderol Rp 1,799 juta untuk varian RAM 3 GB dan ROM 32 GB. Tanpa banyak basa-basi lagi, mari kita mulai ulasan smartphone ini.

Kelengkapan Paket Pembelian

Kelengkapan pada box smartphone Infinix Hot 6 Pro (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Dari aspek kelengkapan, Infinix boleh dibilang cukup matang mempersiapkan smartphone ini sebelum dilempar ke pasaran. Hal itu dibuktikan dengan kemasannya yang terbilang rapi dan baik. Kardus perangkat ini sendiri berwarna biru terang. Tak lupa disertakan pula beberapa informasi penting di area box perangkat yang bisa dilihat pembeli.

Masuk lebih dalam, pembeli akan langsung mendapati paket penjualan yang terbilang lengkap. Terlihat ada hampir bagian-bagian penting yang dibutuhkan smartphone ada di dalam kardus penjualan smartphone ini.

Perangkat-perangkat pendukung tersebut antara lain, charger dengan output 1,2 ampere berikut kabelnya, earphone, buku panduan, kartu garansi, pelindung casing belakang, SIM ejector, antigores layar yang bisa langsung dipakai pengguna, dan tak lupa perangkat smartphone-nya. Cukup lengkap bukan?

Desain dan Layar

Desain depan dan SIM Card Smartphone Infinix Hot 6 Pro. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Perangkat dengan warna Sandstone Black ini boleh dibilang smartphone kekinian. Kesan pertama melihat Hot 6 Pro, JawaPos.com langsung teringat dengan produk lain dari kompetitor yakni Asus dengan Zenfone Max Pro M1. Sekilas tampak sama, urusan warna, desain depan dan belakang untuk penempatan dua buah kamera, LED Flash serta sensor sidik jari.

Oh iya, sebagai informasi, JawaPos.com mengulas Infinix Hot 6 Pro dengan varian RAM 2 GB dan penyimpanan internal 16 GB. Perbedaan dengan varian lain memang pada RAM dan penyimpanan internal saja. Memngingat varian lainnya memiliki RAM 3 GB dan penyimpanan internal 32 GB.

Lanjut dari segi desain, Infinix Hot 6 Pro tampil dengan desain cukup oke. Konsep unibodi dengan baterai yang tidak bisa dilepas pada perangkat ini memiliki kesan konstruksi yang solid.

Pada bagian belakang ada guratan garis berbentuk ‘U’ di sisi atas dan bawah. Pada iPhone garis tersebut sejatinya adalah antena. Sementara garis pada Hot 6 Pro sepertinya hanya sebagai hiasan saja.

Tubuh device ini dari bagian belakang sangat terasa nuansa plastik. Ya, karena hampir keseluruhan bodi pembungkus smartphone ini terbuat dari plastik.

Bodi smartphone ini pun terbilang bulky alias gemuk. Namun menggenggam Hot 6 Pro untuk kebutuhan harian terbilang nyaman. Pada beberapa bagian seperti bingkai layar, smartphone ini terasa tajam dan kaku, namun itu tidak menjadi masalah serius.

Desain bawah smartphone Infinix Hot 6 Pro (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Infinix Hot 6 Pro pada sisi kirinya terdapat slot SIM-Card dan MicroSD yang bisa ditampung semua dalam satu laci. Laci tempat menyimpan SIM-Card dan MicroSD nya-pun terbilang unik. Sebab Infinix Hot 6 Pro memungkinkan dua kartu SIM dan MicroSD tertampung semua dalam satu tempat.

Sementara pada tepi bagian kanannya terdapat tombol volume ‘Up & Down’ dan tombol power tepat di bagian bawah tombol volume. Berada di bagian bawah ada barisan elemen penting lainnya seperti USB Type-B, Jack Headphone, Mic, dan tak lupa speaker sebagai pengeras suara.

Pada bagian depannya terdapat layar seluas 6 inci dengan aspek rasio 18:9. Bicara teknologi layar, Infinix Hot 6 Pro dibekali dengan panel layar IPS dengan resolusi HD Plus. Layarnya hanya memiliki tingkat kerapatan piksel sekitar 268 ppi. Kendati begitu layar Hot 6 Pro memiliki kecerahan hingga 500 nits serta rasio kontras mencapai 1000:1 yang sanggup menghadirkan kualitas gambar serta warna jernih dan tajam.

Pada bagian depannya tidak ada tombol fisik. Fungsi tombol Home, Recent Apps, dan Back tersedia menyatu dalam layar sebagai tombol virtual. Kemudian di bagian atasnya terdapat kamera selfie yang dipisahkan dengan earpiece di antara LED Flash untuk mendukung kegiatan berfoto di keadaan gelap serta lampu indikator LED berwarna merah dan hijau.

Pengalaman menggunakan smartphone ini langsung di bawah terpaan sinar matahari, layarnya masih bisa tampil dengan baik. Namun agar lebih maksimal, sudah pasti harus mengatur tingkat kecerahan alias brightness ke mode full.

Beberapa hal yang menarik dari layar Infinix Hot 6 Pro antara lain, layar ponsel ini didukung mode Eye Care yang bisa membantu menjaga kenyamanan serta kesehatan mata saat digunakan dalam kondisi ruangan bercahaya redup. Kemudian ada juga mode One Hand yang memungkinkan ukuran layarnya menciut ketika digunakan hanya dengan satu tangan.

Performa

Tampilan depan smartphone Infinix Hot 6 Pro (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Desain sudah, layar sudah, sekarang mari kita masuk ke sektor performa. Dari sektor dapur pacu, beberapa perangkat Infinix sebelumnya lebih banyak hadir menggunakan prosesor MediaTek. Sementara Hot 6 Pro ini dapur pacunya tertanam chipset Qualcomm Snapdragon 425. Untuk ponsel kelas menengah ke bawah, smartphone ini tergolong lumayan untuk chipset yang dibawanya.

Berdasarkan pengalaman kami, jika chipset-nya sudah keren, performanya akan lebih optimal jika kamu membeli varian yang tertinggi, yakni dengan RAM 3 GB dan internal storage 32 GB. Sebab, sayang rasanya kalau hanya beda tiga lembar uang pecahan Rp 100 ribu, kamu akan kecewa dengan kombinasi RAM dan penyimpanan yang kecil.

Untuk prosesornya memang hanya sebatas Quad-core 64-bit Cortex-A53 dengan clock speed 1.4 GHz. Infinix Hot 6 Pro pada pengujian AnTuTu Benchmark V7.1.0 berhasil mencetak skor sebesar 44141. Lainnya dari pengujian perfroma, Infinix Hot 6 Pro memperoleh skor sebesar 3189 dari PC Mark (2.0 Performance Score).

Jika dibandingkan dengan harga jual yang sekitar Rp 1,9 jutaan, prosesor Hot 6 Pro memang terkesan tanggung. Sebab beberapa kompetitornya ada yang sudah menggunakan prosesor Octa-core dengan kecepatan dan performa sedikit lebih baik, tapi dibanderol lebih murah atau kurang lebih sama.

Infinix Hot 6 Pro ini sudah menggunakan antarmuka (UI) kustom versi terbaru yakni XOS 3.2 berbasis Android 8.0 Oreo. UI dari smartphone ini tampil clean dan tidak merepotkan ketika ditelusuri. Kombinasi software ini mampu berjalan dengan baik, dan akses ke semua fungsi berjalan lancar.

Soal performa menyeluruh dari smartphone ini bagaimana?

Kombinasi hardware dan software yang hadir pada perangkat Infinix Hot 6 Pro, JawaPos.com menyebut ini masih bisa dibanggakan untuk smartphone dengan harga di bawah Rp 2 juta. Setidaknya, untuk smartphone kelas menengah ke bawah ini kinerja multitasking untuk kebutuhan harian seperti mendengar musik, browsing, menjalankan beberapa aplikasi chating dan lainnya terbilang lancar.

Bahkan untuk harga sekian, telepon pintar ini termasuk andal untuk bermain game. Kami menjajalnya untuk bermain game dengan berbagai genre seperti MOBA, Racing, dan FPS. Ketika memainkan game dengan grafis agak berat seperti AoV (Arena of Valor) maupun PUBG Mobile, smartphone dengan RAM 2 GB dan internal storage 16 GB ini tergolong masih bisa diajak senang-senang. Meski performa grafis langsung otomatis melakukan setting ke mode low, kesan patah-patah jarang sekali terasa.

Bahkan ketika ponsel ini diajak ngebut dengan memainkan game Asphalt 8, performa grafisnya mampu berjalan di setting medium dengan gejala lag yang hampir tidak terasa sama sekali. Malahan untuk memainkan game ini, kami merasa tidak seperti memainkan game di smartphone murah meriah. Gejala lag pada game di Hot 6 Pro kami pikir tidak boleh melulu menyalahkan spesifikasi. Sebab faktor lain seperti kestabilan jaringan internet juga mempengaruhi kenikmatan bermain game.

Kemudian baterai. Performa sebuah gadget rasanya tidak akan seimbang jika tanpa baterai yang mumpuni pula. Untuk Infinix Hot 6 Pro, kami suka baterainya. Gambot, jumbo, besar atau apapun penyebutannya hadir pada perangkat ini. Betapa tidak, Infinix Hot 6 pro dibekali dengan baterai berukuran 4.000 mAh.

Dengan baterai segitu, Infinix Hot 6 Pro sanggup bekerja maksimal. Berdasarkan pengujian, penggunaan normal (daily use) untuk penggunaan internet aktif, bermain game, akses multimedia serta beberapa aplikasi sosial media dan instan messaging, baterai ponsel ini masih bisa bertahan mencapai waktu dua harian.

Bahkan, untuk kondisi standby dengan internet menyala, Hot 6 Pro bisa bertahan selama lebih dari empat hari untuk sekali pengisian baterai. Untuk pengisian dari nol hingga penuh pada baterainya, Infinix Hot 6 Pro membutuhkan waktu selama kurang lebih 143 menit.

Sementara dari segi keamanan, smartphone ini juga terbilang lengkap untuk harga jual di kelasnya. Sebab, Infinix Hot 6 Pro sudah dilengkapi fitur keamanan Fingerprint dan Face Unlock.

Kedua fitur ini memiliki performa yang cukup baik dalam mendeteksi data personal pengguna yang didaftarkan. Mulai dari sidik jari yang bisa cepat terdeteksi, hingga pengenal wajah yang akurat dalam menyensor titik-titik wajah. Infinix sempat mengklaim bahwa teknologi Face ++ miliknya mampu mendeteksi hingga 1024 titik wajah yang memiliki karakter khusus.

Untuk fingerprint, fitur ini selain bisa dimanfaatkan untuk membuka kunci layar, juga dapat dipakai sebagai tombol shutter kamera, menerima panggilan telpon, merekam percakapan telpon, menonaktifkan alarm bahkan akses ke fitur XHide, salah satu fitur unik Infinix.

Kamera

Kamera belakang smartphone Infinix Hot 6 Pro (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Selain layar penuh, Infinix Hot 6 Pro juga mengadopsi tren kekinian lainnya. Apalagi kalau bukan sektor kamera utama gandanya. Kamera sebuah smartphone kini menjadi pertimbangan penting konsumen dalam memutuskan apakah smartphone tersebut pantas mereka beli atau tidak. Untuk Infinix Hot 6 Pro kedua sensor kamera utama bisa langsung dilihat di sisi belakang tepat di pojok kiri atas.

Untuk resolusi kameranya sendiri, Infinix Hot 6 Pro ditanamkan sensor 13 MP + 2 MP. Lensa utamanya memiliki bukaan f/2.0 yang dikatakan mampu menyerap dan menghadirkan pencahayaan yang lebih berlimpah pada hasil foto. Kamera utamanya sudah mendukung teknologi Phase Detection Auto Focus (PDAF) untuk mendapatkan titik fokus yang lebih cepat dan tepat.

Kombinasi kamera ganda yang dimiliki Hot 6 Pro ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan foto dengan efek kedalaman kekinian alias bokeh. Bahkan, efek bokehnya bisa tampil lebih artistik. Menariknya, foto bokeh yang ada di mode Portrait ini akan bekerja otomatis setelah pengguna menjepret gambar. Jika masih dirasa kurang bokeh, pengguna bisa mengedit ulang titik fokus bokeh di hasil foto (after focus).

Interface kameranya sendiri cukup simpel dengan tools dan pengaturan yang mudah dioperasikan. Sementara untuk mode kamera, Hot 6 Pro menyertakan beberapa opsi penting, termasuk mode profesional.

Beralih ke bagian depan, Infinix Hot 6 Pro dibenamkan sensor beresolusi 5 MP dengan aperture yang sama seperti kamera belakang yakni f/2.0. Mengikuti tren ponsel dengan kamera selfi yang ada, Hot 6 Pro pun tersedia mode Beauty yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kesan cantik dan bersih bagi penggunanya.

Tingkat kecantikan dan kehalusan wajah juga masih bisa ditingkatkan hingga level 9 secara manual. Untuk selfie yang lebih atraktif, user juga bisa memanfaatkan mode bokeh sama seperti kamera utamanya yang hadir dengan dua kamera. Tidak lupa Infinix Hot 6 Pro menyertakan LED flash untuk mendukung selfie saat kondisi minim cahaya.

Hasil foto selfie dengan smartphone Infinix Hot 6 Pro dengan efek bokeh. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Menggunakan kamera Infinix Hot 6 Pro terbilang menyenangkan untuk harga yang dikeluarkan. Hasilnya lumayan, boleh dibilang tidak terlalu ‘murahan’. Namun untuk beberapa kasus pengambilan gambar, harga memang tidak bisa bohong. Jangan dibandingkan smartphone dengan dual kamera di harga Rp 5 jutaan ke atas dengan smartphone dual kamera di bawah Rp 2 jutaan ya.

Detail gambar tetap terlihat pada pengambilan gambar siang hari dengan intensitas cahaya yang sedang (tidak over). Keduanya berlaku untuk kamera depan dan belakang. Pun dengan kondisi pemotretan malam hari, asal tidak gelap-gelap amat, kamera Infinix Hot 6 Pro masih bisa dibanggakan.

Untuk zooming, Infinix Hot 6 Pro dengan kamera utama gandanya tidak terlalu mengesankan. Sebab, ketika dipaksa mendekati objek, walaupun belum 100 persen (zoom), detail gambar sudah hilang. Untuk mode profesionalnya pun tidak terlalu membantu, baik memotret di kondisi siang atau malam hari. Bahkan menurut kami masih lebih baik pengaturan auto saja, istimewanya mode profesional buat kami hanya membantu menyesuaikan fokus dan terkesan pelengkap saja.

Simpulan

Menggunakan smartphone Infinix Hot 6 Pro selama beberapa waktu, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun rekreasi terbilang cukup memuaskan. Namun memang harus diakui, jangan terlalu berharap tinggi untuk smartphone dengan harga tersebut (berlaku untuk semua brand). Sebab ada harga tentu ada rupa.

Smartphone Infinix Hot 6 Pro untuk teman sehari-hari sudah cukup, namun memang fungsinya terbatas baik dari segi performa dan kualitas dalam segala aspeknya. Pengalaman kami mencoba varian RAM 2 GB dengan internal storage 16 GB membuat kami berani menyarankan untuk sobat Tekno JawaPos.com, jika ingin membeli smartphone ini, belilah varian tertingginya yakni varian RAM 3 GB dan memori internal 32 GB.

Sebab dengan ruang penyimpanan yang lega, beberapa keperluan seperti bermain game akan lebih leluasa. Smartphone ini berdasarkan pengujian kami sudah cukup bisa diandalkan untuk bermain beberapa game ringan kekinian.

Namun karena ruang simpannya kecil, peringatan memori hampir habis jadi sering muncul manakala kita menyandingkan kebutuhan game dengan aplikasi dan kebutuhan lain yang berjalan bersama. Belum lagi nanti bila di tambah file-file lainnya.

Performa dan kamera juga terbilang cukup, walaupun beberapa kasus memang kurang sekali kualitasnya. Namun hal tersebut wajar alias sebanding dengan harga yang ditawarkan.

Untuk tampilan desain Hot 6 Pro pun layak mendapat acungan jempol. Sentuhan kekinian dengan kesan layar lega dan kamera belakang ganda membuat smartphone ini cocok digunakan remaja milenial yang ingin bergaya. Menunjang aktivitas harian, JawaPos.com suka dengan baterainya yang terbilang jumbo. Pas untuk diajak piknik, atau bepergian ke tempat jauh tanpa khawatir baterai cepat habis.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi