alexametrics
Review Produk

Samsung Galaxy M20: Layar Kekinian dan Baterai Besar Bisa Diandalkan

10 Maret 2019, 19:02:23 WIB

JawaPos.com – Samsung Galaxy M20 telah hadir di pasar Indonesia. Dengan banderol harga Rp 2,7 jutaan, Samsung Galaxy M20 hadir dalam satu varian RAM/ROM 3/32 GB. Samsung agaknya pede dengan perangkatnya ini untuk dapat merebut pasar.

Soal Samsung Galaxy M Series endiri dari menjelang kehadirannya sampai benar-benar hadir, telah habis kami kupas dalam artikel-artikel sebelumnya. Pun dengan rencana mereka menghadirkan perangkat tersebut sebagai upaya menghalau dominasi vendor Tiongkok.

Kali ini, JawaPos.com akan mengupas habis perangkat yang digadang-gadang merupakan senjata jitu Samsung meng-handle Xiaomi ini. Ya, Xiaomi. Xiaomi memang disebut-sebut sebagai salah satu alasan penting mengapa Galaxy M Series hadir ke pasaran.

Galaxy M Series di India hadir dalam tiga varian, yakni M10, M20, dan M30. Namun di pasar Indonesia baru M20 saja yang sudah hadir. Sementara M10 mengantre di belakang dan M30 mungkin demikian. Langsung saja, kita simak ulasan ihwal Samsung Galaxy M20, ‘Si Xiaomi Killer’ selanjutnya.

Kelengkapan

Seperti ulasan lain yang sudah-sudah, kami memulai langkah pertama dengan menyinggung sedikit soal aspek kelengkapan produk. Pasalnya, aspek kelengkapan produk, menurut kami, yang juga menempatkan diri sebagai konsumen, bisa jadi urusan serius untuk kesan pembeli. Jika kelengkapan produk tersedia dan ditata dengan baik tentu akan menjadi nilai lebih bagi produsen dalam hal ini vendor smartphone.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Kelengkapan Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Untuk aspek kelengkapan sendiri, Samsung Galaxy M20 di Indonesia mendapat sentuhan desain boks berwarna putih cerah. Di bagian depan langsung tercermin wujud perangkat dengan beberapa informasi penting di bagian belakang boks-nya. Boks penjualannya tampak ringkih, terkesan murahan menurut kami. Materialnya benar-benar hanya terbuat dari kertas karton tipis yang mudah rusak.

Masuk lebih dalam, di bagian dalam akan langsung terdapat perangkat smartphone. Di lapisan berikutnya ada buku pedoman dan kitab-kitab pendukung lainnya beserta kartu garansi. Berada di lapisan ke tiga ada perangkat pendukung seperti kabel konektor daya dan transfer data Type-C, kepala charger, earphone, serta SIM Ejector. Selain yang disebutkan di atas tidak ada lagi aksesori lainnya dalam kelengkapan penjualan Samsung Galaxy M20.

Desain dan Layar

Selanjutnya dari aspek desain. Ada kesan yeng berbeda ketika pertama kali melihat kemudian menggenggam Samsung Galaxy M20. Ibaratnya ‘Samsung yang dulu bukan yang sekarang’. Dari aspek desain, Samsung Galaxy M20 terkesan mewah. Layar penuh dengan casing belakang mengkilap nan berkilauan. Samsung Galaxy M20 mengusung material polycarbonate untuk bahan bodinya. Material polycarbonate sendiri umum digunakan perangkat smartphone dengan kelas middle-low untuk mengejar harga murah, namun tampilannya tetap wah.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Desain layar depan atas Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Di bagian depan ada layar penuh 6,3 inci berdesain invinity-v dengan bezel tipis. Layar Samsung Galaxy M20 bermaterial PLS TFT 16M Colors Full HD Plus (1.080 x 2.340 piksel) dan rasio 19,5:9. Wallpaper bawaannya berwarna cerah. Sangat pas dengan terobosan yang dibawa Samsung untuk perangkat murah terbarunya itu.

Pada sisi depan, Samsung Galaxy M20 sangat didominasi area layar. Smartphone Samsung Galaxy M20 menggunakan panel PLS (Plane to Line Switching) yang merupakan hasil penyempurna dari teknologi IPS (In Panel Switching). Panel ini diproduksi oleh Samsung sendiri dan diklaim memiliki kecerahan sampai 10 persen lebih tinggi, viewing angle lebih luas, dan kualitas gambar yang lebih baik dalam budget produksi yang lebih ekonomis dibanding panel IPS.

Beralih ke bagian belakang, ada dua buah kamera utama disusun secara vertikal. Seperti sudah dijelaskan di atas, bagian belakangnya mengkilap. Di tengahnya ada pemindai sidik jari sebagai fitur keamanan.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Desain layar belakang atas Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Masih dari aspek desain, Samsung Galaxy M20 kami berani katakan nyaman digenggam. Ukurannya tak terlampau besar. Penggunaan dengan satu tangan juga masih bisa di-handle dengan baik. Sayang, karena bagian belakangnya berkilauan, perangkat ini jadi mudah kotor. Selain itu, di area yang berbatasan antara layar dan tubuh smartphone, Samsung Galaxy M20 terasa sedikit tajam dengan desain yang agak bulky alias gemuk.

Samsung Galaxy M20 pada sisi kirinya terdapat slot SIM-Card dan MicroSD yang bisa ditampung semua dalam satu laci. Laci tempat menyimpan SIM-Card dan MicroSD-nya pun terbilang unik. Sebab, perangkat ini menelan dua kartu SIM dan MicroSD semua dalam satu tempat atau istilah kerennya Dedicated Slot. Sementara pada tepi bagian kanannya terdapat tombol volume ‘Up and Down’, serta tombol power tepat di bagian bawah tombol volume. Di bagian bawah ada jack headphone, slot USB Type-C, dan lubang speaker.

Over all, Samsung Galaxy M20 dari aspek desain dan layar kami beri acungan jempol atas terobosan layar dan desain yang akhirnya diperhatikan Samsung. Pengalaman ketika menggunakan smartphone ini di bawah terpaan sinar matahari langsung, layarnya bisa tampil dengan baik. Namun agar lebih maksimal tentu harus mengatur tingkat kecerahan alias brightness ke mode penuh atau maksimal.

Interaksi di dalam layar juga terbilang baik. Responsif ditambah dengan pengalaman sentuh yang halus. Pada bagian depannya tidak ada tombol fisik. Fungsi tombol Home, Recent Apps, dan Back, tersedia menyatu dalam layar sebagai tombol virtual.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Desain belakang Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Performa

Usai dari aspek kelengkapan produk, desain, dan layar, sampailah pada aspek penting lainnya, yakni sektor performa. Dari sektor performa, Samsung Galaxy M20 membawa bekal prosesor bikinan mereka sendiri, yakni Exynos 7904. Dari aspek jeroan dalam hal ini prosesornya, handset teranyar Samsung yang ditugaskan mengganti peran Galaxy J, Galaxy C, dan Galaxy On itu ditopang System on Chip (SoC) Octa-core Exynos 7904 (14 nm) 1,8 GHz. Untuk pasar Indonesia, Samsung Galaxy M20 hanya tersedia opsi RAM/ROM 3/32 GB saja dengan padanan grafis Mali-G71 MP2. Ruang simpannya bisa diekspansi dengan MicroSD hingga 512 GB.

Untuk sistem operasinya, Samsung Galaxy M20 secara default terlahir dengan sistem Android dengan versi 8.1 (Oreo). Namun seperti sudah kami beritakan sebelumnya, smartphone ini menurut Samsung akan mendapat update Android versi anyar, yaitu Pie (9.0) pada Agustus 2019 mendatang. Jadi untuk sistem operasi terbaru, kamu tidak perlu khawatir. Perangkat ini tetap akan mendapatkan update Android terbaru.

Lainnya, sistem operasi pada smartphone ini disajikan dengan tampilan user interface (UI) Samsung Experience versi 9.5. Dengan begitu, sajian Samsung Experience tampak telah menerima modifikasi khusus untuk mengakomodasi desain notch tetesan embun yang dimiliki ponsel ini.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Hasil skor Benchmark untuk Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Hal tersebut berlaku manakala saat pengguna mengaktifkan fitur keamanan biometrik pengenal wajah (face recognition). Setiap kali menyalakan layar dalam keadaan ponsel terkunci, maka akan muncul efek cahaya yang bergerak dipinggiran notch atau area kamera depan. Ini sebagai penanda bahwa kamera depan ponsel ini sedang bekerja memindai wajah pengguna. Demikian juga saat menggunakan fitur self timer untuk memotret dengan menggunakan kamera selfie. Selain angka untuk menghitung mundur, muncul animasi di pinggiran notch yang menunjukkan sisa waktu sebelum foto diambil.

Untuk performa selain menggunakannya sehari-hari, seperti biasa kami menyimulasikan dalam uji benchmark dengan aplikasi benchmark sintetis. Meski tidak merepresentasikan penggunaan sehari-hari, uji benchmark lewat aplikasi populer juga menjadi tolok ukur konsumen dalam memutuskan pembelian sebuah perangkat smartphone.

Untuk hasil simulasi menggunakan aplikasi populer AnTuTu Benchmark dan AnTuTu 3D Bench, Samsung Galaxy M20 mampu menghasilkan perolehan skor keseluruhan dengan angka 108024. Sementara untuk hasil pengujian menggunakan PC Mark (Work 2.0 Performance), Samsung Galaxy M20 berhasil membukukan skor 5306.

Meski perolehan benchmark tak sebesar dari yang bisa dihasilkan produk kompetitor untuk market dan tipe sejenis, dalam hal ini Asus Zenfone Max Pro M2 seperti sudah kami ulas sebelumnya, Samsung Galaxy M20 sudah bisa cukup diandalkan untuk beragam kebutuhan. Termasuk multitasking banyak aplikasi sekaligus, seperti bersosial media maupun mengolah gambar. Dengan begitu, kami cukup bisa mengatakan bahwa Samsung Galaxy M20 boleh diandalkan sebagai perangkat harian.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Gaming

Setelah performa, aspek pengujian selanjutnya adalah kebutuhan gaming. Gaming saat ini juga penting bagi konsumen. Bagi mereka yang gemar bermain game, smartphone dengan kemampuan tersebut kini banyak diminati. Apalagi saat ini banyak vendor smartphone menyematkan embel-embel smartphone gaming pada perangkat dagangannya. Berbekal spesifikasi yang kami beberkan di atas, Samsung Galaxy M20 memang capable untuk diajak bermain game. Sekali pun dengan ukuran dan kebutuhan grafis yang lumayan berat. Boleh lah dibuktikan sendiri.

Bicara kebutuhan gaming, perangkat ini kami uji untuk memainkan beberapa game secara simultan. Game pertama adalah PUBG Mobile dengan aliran RPG. Siapa tak kenal game PUBG Mobile saat ini. Mengatasi kebutuhan tembak menembak, berlari, mengendarai kendaraan lari dari kejaran musuh, Samsung Galaxy M20 mampu mengatasinya tanpa kendala.

Namun begitu, ketika memulai game untuk kali pertama, setting grafis langsung otomatis menyesuaikan di mode ‘Medium’. Peroforma gaming-nya halus, rendering lancar tanpa kesan patah-patah dan buntutnya kami bisa memenangkan permainan hingga ‘Winner-winner Chicken Dinner’. Ketika perangkat kami paksa dengan setting grafis di mode ‘High’, Samsung Galaxy M20 terasa gelagapan. Kesan patah-patah dan lag cukup terasa.

Beralih ke game lain, ada game racing Garena Speed Drifters. Sama seperti PUBG Mobile, setting grafisnya juga otomatis menyesuaikan di mode ‘Medium’. Pada game ini, meski hanya di mode ‘Medium’, perangkat ini sudah bisa menampilkan grafis memukau dengan padanan warna yang pas. Game lainnya seperti aksi ngebut di jalan raya dengan Asphalt 9 atau Need For Speed No Limits, kami malahan tidak menemui kendala sama sekali. Respons layar dan performa berjalan baik dengan sedikit gejala lag.

Baterai

Sampai kepada urusan lain yakni urusan daya. Kehadiran Samsung Galaxy M20 salah satunya adalah mengunggulkan aspek baterai. Samsung Galaxy M20 dibekali dengan baterai gambot 5.000 mAh. Ukuran yang sama persis dengan produk pesaing Asus Zenfone Max Pro M2.

Dengan baterainya yang besar, Samsung Galaxy M20 sanggup bertahan hingga 2 hari pada penggunaan normal. Dalam hal ini, menjalankan aktivitas di sosial media dan bermain game dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi.

Namun jika digunakan full untuk bekerja, menjalankan banyak aplikasi chatting, sosial media, tethering hotspot, bermain game, menonton video, dan mendengar musik, Samsung Galaxy M20 sanggup bertahan seharian penuh, bahkan lebih. Dari pagi hingga malam dayanya tidak habis dengan indikator masih berada di kisara 30 persen.

Dari sektor baterai, dengan kapasitas baterai sebesar itu, untungnya Galaxy M20 sudah didukung dengan fitur pengisian cepat atau fast charging. Penggunaan baterai juga kami uji menggunakan aplikasi benchmark baterai sintetis. Untuk urusan baterai aplikasi benchmark yang kami tugaskan adalah PC Mark (Wor 2.0 Battery Life). Berdasarkan aplikasi tersebut, Samsung Galaxy M20 sanggup berjalan nonstop penggunaan dengan catatan baterai selama 15 jam 55 menit.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Keamanan

Aspek selanjutnya dari Samsung Galaxy M20 adalah keamanan. Tidak banyak yang bisa kami ulas dari fitur keamanan Samsung Galaxy M20 ini. Kemanan yang kami maksud adalah keamanan biometrik hingga keamanan dasar ponsel. Untuk urusan keamanan ponsel, Samsung Galaxy M20 dibekali dengan pilihan keamanan standard seperti PIN, pola, dan fingerprint. Saat penggunaan, sensor sidik jari cukup responsif. Walaupun di beberapa kondisi terasa agak ‘budek’ sedikit.

Fitur keamanan lainnya, pengguna juga dapat menggunakan face ID atau pengenalan wajah sebagai pengamanan tambahan. Fitur ini mampu bekerja dengan baik. Responsnya cukup cepat dalam mendeteksi wajah. Hanya saja face unlock ini tidak bisa secara langsung membuka layar dalam kondisi mati. Artinya, user harus menghidupkan layar terlebih dahulu dengan menekan tombol power untuk kemudian membuka perangkat.

Satu yang kami tidak suka dari perangkat ini adalah responsnya yang lambat ketika membangunkan perangkat yang tertidur. Dalam artian, ketika perangkat terkunci kemudian layar mati, membangunkannya butuh waktu yang lama. Hal tersebut digambarkan dengan menekan tombol power, baru setelah beberapa detik kemudian layarnya nyala. Tidak spontan seperti perangkat smartphone lainnya. Ini catatan penting bagi Samsung.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Hasil kamera selfie Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Kamera

Dari sektor fotografi, Samsung Galaxy M20 dilengkapi sensor ganda di bagian belakang. Masing-masing memiliki resolusi 13 MP dengan aperture f/1.9 dan 5 MP yang didukung dengan lensa ultra-wide untuk menghasilkan foto dengan sudut area pandang lebih luas.

Beralih ke kamera depan. Tersedia sensor 8 MP dengan 3 pilihan mode, di antaranya, live focus, selfie, dan stiker. Masalah pada fitur live focus pada kamera selfie pun masih sama dengan yang terjadi pada kamera utama.

Antarmuka kamera Samsung Galaxy M20 cukup mudah digunakan. Beberapa fitur seperti mode otomatis, stiker, foto rangkaian (continuous shot), live focus, kecantikan (beauty), pro, dan panorama cukup mudah ditemukan di antara kedua kamera utama dan kamera selfie-nya.

Samsung Galaxy M20, review Samsung Galaxy M20, Samsung Galaxy M20 review
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Aspek kamera memang bukan salah satu yang ditonjolkan Samsung untuk perangkat Galaxy M20-nya itu. Namun hasil jepretan Samsung Galaxy M20 terbilang bagus. Hasil bidik tergolong apik, baik di dalam maupun di luar ruangan. Foto tersaji cukup detail dan tajam dengan pancaran warna yang juga terbilang cukup natural dan tidak lebay alias berlebihan.

Adapun bila digunakan pada ruang dengan kondisi cahaya minim, hasil bidik juga tak terlalu mengecewakan, meski hasilnya tak sebaik pengambilan foto pada kondisi cahaya yang cukup terang. Sayangnya, Samsung Galaxy M20 belum dibekali dengan kemampuan perekaman video 4K atau UHD.

Sementara untuk kamera depan, hasil bidiknya bagi yang gemar selfie, smartphone ini sudah bisa diandalkan. Hasil foto tersaji dengan cukup detail, jernih, dan natural jika tidak menggunakan mode beautify atau beauty mode. Seperti halnya smartphone kekinian lainnya dilepas dengan mode beauty mode pada aspek kamera selfie-nya agar kulit pengguna menjadi semakin kinclong.

Samsung Galaxy M20: Layar Kekinian dan Baterai Besar Bisa Diandalkan
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy M20 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Kesimpulan

Sampai kepada aspek kesimpulan. Samsung Galaxy M20 dari aspek performa, desain, apa lagi baterainya memang cukup menggoda. Keseluruhan penggunaan aplikasi kebutuhan user bisa ditangani dengan baik oleh perangkat ini. Main game juga oke (jangan berharap lebih). Ditambah lagi baterai yang dibawanya terbilang besar yakni 5.000 mAh.

Samsung dikenal sebagai pemimpin pasar. Beberapa waktu lalu Samsung terkesan cuek dengan perangkat di seri menengah ke bawahnya dengan tidak mendapat sentuhan desain yang baik. Terkesan bercanda lantaran dia sudah jadi raksasa. Namun Samsung saat ini tampak terbawa arus. Sebagai penggawa, dia juga mesti memperhatikan pasar, apa lagi yang sedang ramai sekarang adalah pasar menengah ke bawah.

Dengan Galaxy M20 harusnya Samsung bisa merebut pasar kembali dan aman dari bayang-bayang vendor Tiongkok. Namun sayangnya, harga perangkat yang bersangkutan tak cukup menggoda. Dengan spesifikasi yang sudah kami kupas di atas, Samsung Galaxy M20 dijual hanya dengan satu varian RAM/ROM 3/32 GB saja dan dibanderol Rp 2,7 jutaan.

Bagi kami, harga segitu dengan spesifikasi yang ditawarkan tak cukup seksi untuk memikat pasar. Apa lagi kalau saingannya adalah vendor Tiongkok. Memang sampai saat ini vendor Tiongkok belum banyak bergerak. Namun ke depan, jika Samsung tak jeli melihat pasar, pabrikan Korea Selatan itu patut waspada.

Secara keseluruhan, bekerja menggunakan Samsung Galaxy M20 cukup meyenangkan. Kami beberapa saat terasa seperti menggenggam ‘Samsung yang baru’ berbeda dengan beberapa waktu ke belakang. Namun itu tadi, sayangnya varian yang hadir hanya 3/32 GB saja. Andai ada yang lebih tinggi, pasti akan lebih menarik konsumen mengingat varian penyimpanan kini menjadi faktor yang penting bagi pengguna.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Copy Editor :

Samsung Galaxy M20: Layar Kekinian dan Baterai Besar Bisa Diandalkan