alexametrics

Cari Untung Lebih, Xiaomi Bakal Tak Jual Lagi Smartphone Murah

12 Maret 2019, 10:59:33 WIB

JawaPos.com – Fans Xiaomi (Mi Fans) agaknya akan patah hati. Pasalnya, Xiaomi disebut tengah bersiap untuk menanggalkan citranya sebagai pembuat smartphone murah.

Faktor harga murah memang diketahui menjadi salah satu Xiaomi memiliki banyak fans di seluruh target pasarnya. Termasuk Indonesia. Mi Fans pun dikenal fanatik dan kerap membela ‘mati-matian’ nama Xiaomi lantaran selain murah, smartphone Xiaomi juga memiliki spesifikasi yang lumayan.

Cari Untung Lebih, Xiaomi Bakal Tak Jual Lagi Smartphone Murah
Smartphone flagship terbaru Xiaomi Mi 9. (Gizmochina)

Kembali ke rencana Xiaomi yang bersiap menanggalkan citranya sebagai smartphone murah, JawaPos.com kutip dari TechNode via Gizmochina, Selasa (12/3). Xiaomi kabarnya tengah menggodok rencanannya untuk menaikan margin keuntungan dari penjualan ponsel. Hal tersebut berarti Xiaomi akan menjual produknya lebih mahal dari saat ini di kemudian hari.

Ketika Xiaomi pertama kali mencatatkan namanya di bursa saham tahun lalu, ada spekulasi perusahaan harus menaikkan harga smartphone-nya untuk membuat perusahaan lebih menguntungkan. Perusahaan dengan cepat menyanggah spekulasi semacam itu dan meyakinkan para penggemar bahwa mereka tidak akan meningkatkan margin keuntungan ponsel di atas 5 persen.

Ada keraguan mengenai bagaimana perusahaan akan menjaga harga produk smartphone-nya tetap rendah dan masih menghasilkan keuntungan bagi para investornya. Keraguan itu ternyata bukan tidak berdasar dan banyak pihak tidak terkejut karena memang Xiaomi pada akhirnya bakal menyesuaikan harga perangkatnya agar tetap untung.

Tech Node melaporkan bahwa CEO Xiaomi Lei Jun telah memperingatkan bahwa ponsel Xiaomi bisa menjadi lebih mahal pada peluncuran mendatang. Ini adalah hasil dari upaya perusahaan Tiongkok itu untuk mengurangi reputasi memproduksi perangkat keras murah.

“Kami ingin menyingkirkan reputasi ini (citra pembuat smartphone murah) bahwa ponsel kami berharga kurang dari CNY 2.000 atau setara dengan Rp 4 jutaan. Kami ingin berinvestasi lebih banyak dan membuat produk yang lebih baik,” kata Lei Jun.

melangkah lebih jauh, dirinya mengaku telah memberi tahu staf internal bahwa ini mungkin terakhir kali harga smartphone perusahaan berada di bawah CNY 3.000 atau setara dengan Rp 6 jutaan. Hal tersebut merujuk pada perilisan smartphone terbaru mereka, Xiaomi Mi 9.

“Di masa depan, ponsel kita mungkin menjadi lebih mahal. Tidak banyak, tetapi sedikit lebih mahal,” pungkasnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Copy Editor :

Cari Untung Lebih, Xiaomi Bakal Tak Jual Lagi Smartphone Murah