alexametrics

Smartphone Lipat akan Semakin Murah pada 2021 Mendatang

10 April 2019, 18:29:36 WIB

JawaPos.com – Smartphone lipat mulai banyak dikenalkan pada 2019 ini. Di antaranya Samsung dan Huawei yang mengembangkan smartphone lipat sejak beberapa tahun terakhir. Kini kedua perusahaan tersebut telah mengumumkan smartphone yang dapat dilipat untuk pertama kalinya.

Namun, perangkat lipat itu tampaknya membuat sebagian orang pesimistis untuk membelinya. Sebab, smartphone lipat dibanderol sangat mahal. Samsung Galaxy Fold diperkirakan akan dilego sekitar USD 1.980 atau setara dengan Rp 28 jutaan, sedangkan Huawei Mate X diperkirakan akan dipasarkan mulai sekitar EUR 2.299 atau setara dengan Rp 36 jutaan. Galaxy Fold dijadwalkan akan dijual akhir bulan ini sementara Mate X akan tersedia untuk pembelian mulai Juni.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Gizmochina, Rabu (10/4), melihat harganya, perangkat ini jelas menyasar kalangan high class saja dan tidak semua orang mampu memilikinya. Tetapi menurut Zhang Yu, Wakil Presiden Senior BOE, pabrikan panel layar yang berbasis di Tiongkok, harga smartphone yang dapat dilipat ke depannya akan lebih murah. Smartphone lipat bisa turun lebih murah menjadi sekitar USD 1.500 atau setara dengan Rp 21 jutaan pada 2021 mendatang.

Smartphone lipat, Huawei Mate X. (Gizmochina)

Sebagai informasi, Samsung Galaxy Fold memiliki dua layar. Pertama berukuran 4,6 inci (840 x 1.960 piksel) di bagian luar dan layar fleksibel 7,36 inci (1.536 x 2.152 piksel) di bagian dalam ketika perangkat dibuka. Samsung Galaxy Fold ditenagai prosesor Snapdragon 855 dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB.

Ada dua kamera di atas layar fleksibel, yakni sensor 10 MP f/2.2 dan sensor 8 MP f/1.9 untuk selfie. Di bagian belakang Galaxy Fold memiliki tiga kamera telefoto 12 MP dengan OIS dan aperture f/2.4 dipasangkan dengan kamera sudut lebar 12 MP dengan apertur variabel (f/1.5 dan f/2.4) yang juga memiliki OIS. Sensor ketiga adalah kamera sudut ultralebar 16 MP dengan aperture f/2.2.

Ada juga kamera selfie 10 MP f/2.2 di atas layar yang lebih kecil saat dilipat. Samsung Galaxy Fold memiliki baterai 4.380 mAh dengan dukungan pengisian cepat dan port USB Type-C di bagian bawah. Pemindai sidik jari dipasang di samping, tetapi tidak ada jack audio.

Sementara Huawei Mate X memiliki layar 8 inci besar dengan resolusi layar 2.480 x 2.200 piksel dan rasio aspek 8:7,1 saat dibuka dengan bezel yang sangat tipis. Ketika dilipat, perangkat berubah menjadi telepon dua layar dengan satu sisi adalah layar 6,6 inci (2.480 x 1.148 piksel) 19,5:9. Sementara yang lain adalah layar 25:9 berukuran 6,38 inci (2.480 x 892 piksel).

Ponsel ini ditenagai chipset Kirin 980 milik Huawei yang dipasangkan dengan 8 GB RAM dan penyimpanan 512 GB. Huawei Mate X juga muncul dengan modem Balong 5000 7nm yang membawa dukungan 5G ke perangkat. Fitur tiga kamera di bagian belakang juga berfungsi ganda sebagai kamera selfie.

Kamera dikembangkan bersama dengan Leica dan terdiri dari lensa sudut lebar 40 MP, lensa sudut lebar 16 MP, dan lensa telefoto 8 MP. Ponsel ini menjalankan antarmuka khusus EMUI 9.1.1 yang didasarkan pada sistem operasi Android 9 Pie out-of-the-box dan didukung oleh baterai 4.500 mAh.

Selain Samsung dan Huawei, pabrikan smartphone lain, seperti Xiaomi, Lenovo, LG, dan Motorola, juga akan meluncurkan smartphone lipat. Hal ini tentunya akan menarik untuk melihat harga perangkat mereka ketika diluncurkan nanti.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto