JawaPos.com - Smartfren menyadari bahwa penipuan SMS "Mama Minta Pulsa" ataupun undian berhadiah kerap mengganggu pelanggannya.
"Iya pengguna kami juga ada, tapi tidak banyak dibanding operator-operator GSM," ujar Head of Network Special Project Munir Syahda Prabowo kepada JawaPos.com, Rabu (11/11).
Beberapa hari lalu, aparat kepolisian memamg sudah menangkap otak pelaku kejahatan tersebut. Namun, kata Munir, hal itu bukan berarti pihaknya merasa aman. "Ke depan ya Smartfren tentu akan lebih mewaspadai hal-hal seperti ini," terangnya.
Menurut dia, setiap operator memang tidak bisa mencegah SMS penipuan tersebut. Sebab, provider selular tidak memiliki kewenangan untuk melihat isi SMS para pelanggannya.
"Kita hanya bisa record, tapi nggak bisa melihat isi SMS-nya, itu kan privasi pelanggan. Kalau kita tahu ya kita melanggar undang-undang dan bisa break," jelasnya. "Pencegahannya ya hanya dari orang itu sendiri, jangan mudah percaya kalau ada SMS yang nggak jelas kayak gitu, minta pulsa lah, undian lah," sambungnya.
Meski demikian, kejahatan tersebut bisa diminimalisasi dengan adanya laporan dari setiap pengguna.
"Ya silakan laporkan ke kami kalau mendapat SMS penipuan seperti itu. Nanti nomernya akan kami pantau, apabila benar nomor itu menyebar sms secara masif, dan laporan masuk sudah banyak, langsung kita blacklist nomer yang bersangkutan," pungkasnya. (fab/JPG)