JawaPos Radar

Ramadan Sebentar Lagi, Ini Barang yang Paling Dicari Konsumen Online

28/04/2018, 17:15 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
barang dicari ramadan, barang paling dicari, konsumen online ramadan
Ilustrasi: Mainan. (Mirror)
Share this image

JawaPos.com - Perusahaan iklan digital Criteo mengungkap hal menarik. Riset yang dilakukannya menemukan bahwa saat Ramadan, angka belanja mainan justru meningkat. Tak hanya mainan, angka belanja tertinggi kedua disusul perabotan rumah. Peningkatan angka tersebut diperoleh selama Ramadan 2017 berdasarkan penjualan di berbagai e-Commerce.

Kategori mainan ini justru melangkahi barang elektronik yang umumnya banyak dicari menjelang hari raya Idul Fitri. Angka pembelian barang elektronik hanya menempati persentase sebesar 24 persen. Sementara untuk belanja mainan yang masuk kategori Toya and Games, angkanya naik sebesar 91 persen bila dibandingkan dengan bulan biasa.

Criteo, Alban Villani, barang dicari ramadan
Manajer Umum Criteo Asia Tenggara, Hongkong dan Taiwan, Alban Villani. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Bukan hanya Indonesia, meningkatnya angka belanja mainan selama Ramadan juga melanda wilayah lain di Asia Tenggara. Tercatat, di wilayah Asia Tenggara angka belanja mainan di bulan puasa mencapai 62 persen.

Manajer Umum Criteo Asia Tenggara, Hongkong dan Taiwan, Alban Villani menyebut alasan penyebab tingginya angka belanja mainan saat Ramadan, kemungkinan karena keinginan memberi hadiah kepada keluarga. "Menurut saya, di bulan yang spesial banyak yang ingin memberi hadiah," kata Villani di acara diskusi media di Jakarta belum lama ini.

"Hadiah mainan itu bisa untuk anak, keluarga lainnya atau bahkan untuk dirinya sendiri," imbuh Villani sambil tersenyum.

Alasan lainnya, yakni karena banyak generasi milenial yang sudah bekerja. "Generasi milenial yang waktu itu hidup dengan banyak mainan, sepertinya mereka meneruskan hobinya di waktu kecil. Karena sudah bekerja, makanya mereka bisa membeli mainan mereka sendiri," jelas Villani.

Kendati angka belanja mainan terbilang tinggi, sayangnya Villani tidak memiliki data mainan jenis apa yang paling diminati. Namun dirinya memastikan bahwa mainan yang dicari bukan mainan dalam ponsel pintar. Tetapi mainan yang bisa dinikmati secara langsung seperti perangkat konsol game.

Sementara di posisi kedua, angka belanja perabotan rumah tangga berada di angka 39 persen. Berada di bawahnya diisi oleh barang elektronik yang menempati presentase sebesar 35 persen.

Barang elektronik menjadi barang yang kurang diminati gara-gara usia pakainya yang tergolong panjang. Jadi, menurut Villani konsumen tidak akan terlalu sering membeli barang elektronik.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up