
Peluncuran paket ChatGPT Go di Indonesia menggandeng OpenAI. (Istimewa).
JawaPos.com - Dalam dua tahun terakhir, teknologi kecerdasan buatan (AI) tumbuh pesat di Indonesia, menjelma dari sekadar tren menjadi bagian dari produktivitas sehari-hari.
Platform seperti Google Gemini, Anthropic Claude, dan Microsoft Copilot kini mulai digunakan oleh pelajar, pekerja kreatif, dan pelaku bisnis untuk membantu riset, menulis, hingga analisis data.
Namun, ChatGPT masih menjadi pionir yang paling populer di kalangan pengguna lokal, terutama setelah hadirnya versi GPT-5 yang menawarkan kemampuan reasoning dan multimodalitas lebih tinggi.
Melihat besarnya antusiasme publik terhadap teknologi ini, Telkomsel dan OpenAI mengambil langkah strategis dengan meluncurkan Paket Bundling Telkomsel x ChatGPT Go, kolaborasi perdana antara operator telekomunikasi dan pengembang AI global di Asia Tenggara.
Kerja sama ini bukan hanya memperluas distribusi layanan AI generatif, tetapi juga menguji seberapa jauh teknologi AI bisa diakses secara massal melalui jaringan telekomunikasi terbesar di Indonesia.
Peluncuran ini diklaim menandai upaya baru dalam menjadikan AI sebagai layanan publik yang inklusif dan terjangkau, di mana pengguna cukup membayar mulai Rp50.000 untuk mendapatkan akses ChatGPT Go dan paket data khusus aplikasi ChatGPT.
Model distribusi ini dinilai sebagai eksperimen menarik dalam memasyarakatkan AI, bukan hanya untuk pengguna profesional, tapi juga pelajar dan masyarakat umum yang baru mengenal teknologi ini.
ChatGPT Go dirancang untuk menjembatani pengguna umum dengan teknologi AI tingkat lanjut tanpa harus berlangganan versi premium yang lebih mahal.
Paket ini menawarkan peningkatan kapasitas hingga 10 kali lipat dalam pengiriman pesan, pembuatan gambar, serta unggah file atau gambar per hari, disertai memori percakapan dua kali lebih panjang untuk pengalaman yang lebih personal.
“Sebagai digital lifestyle enabler, Telkomsel ingin memastikan setiap orang di Indonesia memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teknologi AI secara mudah dan relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Derrick Heng, Direktur Marketing Telkomsel saat peluncuran di arena JCC Jakarta, Sabtu (1/11).
Kolaborasi ini juga menandai ekspansi strategis OpenAI di kawasan Asia Tenggara melalui kerja sama dengan operator seluler terbesar di Indonesia.
“Dengan ChatGPT Go dan akses ke GPT-5, kami ingin menjadikan AI sebagai teknologi yang sederhana, ekonomis, dan bermanfaat bagi semua orang,” ungkap Oliver Jay, Managing Director of International di OpenAI.
Menurutnya, Indonesia menjadi pasar penting bagi OpenAI karena tingginya populasi digital-native dan adopsi cepat terhadap teknologi baru.
Kemitraan ini diharapkan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas, dari pengembangan solusi AI lintas industri hingga pelatihan talenta digital berbasis AI di masa depan.
