JawaPos Radar

E-Sport Asian Games Digelar Mulai Besok, Ada PES 2018 hingga MOBA

25/08/2018, 08:38 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
ESports, Asian Games, ESports Asian Games
Takayuki Kurumada, Deputy Division Director of Promotion Planning Division, Konami Digital Entertainment mempresentasikan tentang Konami dan keterlibatan PES di Asian Games 2018. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com – Gelaran Asian Games 2018 yang dihelat di Jakarta dan Palembang terbilang istimewa. Pasalnya, kali ini Asian Games menambahkan olahraga digital (e-Sports) sebagai salah satu pertandingan untuk pertama kalinya. Untuk pertama kalinya juga, e-Sports dimasukan sebagai sebuah kategori dalam ajang pesta olahraga tingkat internasional.

Namun, kompetisi tersebut merupakan laga eksibisi alias demonstrasi semata. Dari kategori e-Sport, Pro Evolution Soccer atau karib dipanggil PES menjadi satu-satunya game bergenre sport. Sementara seluruhnya ada enam jenis game yang dipertandingkan di Asian Games 2018.

Game PES sendiri merupakan game besutan Konami. Pengembang game asal negeri Sakura mengaku bangga Konami dengan PES 2018-nya menjadi satu-satunya game olahraga yang diperlombakan. Meskipun ajang tersebut sejatinya merupakan perlombaan uji coba saja.

ESports, Asian Games, ESports Asian Games
Cover PES 2018. (Konami)

“PES 2018 adalah satu-satunya game olahraga yang dipilih menjadi pertandingan demonstrasi di Asian Games 2018. Saya rasa PES 2018 dipilih karena permainan ini cukup bersahabat dengan mereka yang bahkan jarang bermain game,” ujar Takayuki Kurumada, Deputy Division Director of Promotion Planning Division, Konami Digital Entertainment dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Jumat (24/8).

Selain itu, lanjut Kurumada, PES juga memiliki banyak persamaan dengan olahraga. Karenanya, Konami sebagai salah satu perusahaan yang menawarkan permainan untuk dipertandingkan ikut bekerja sama dengan tim penyelenggara untuk membuat kompetisi ini kaya akan konten. “Kita juga terus mendukung pengakuan atas seri game PES melalui para pemainnya dan juga melalui kompetisi,” tambah Kurumada.

Karena e-Sports kini sudah menjadi bagian Asian Games 2018, menurut dia, e-Sports sudah semakin diakui sebagai bagian dari olahraga. Para pemainnya juga bisa disebut sebagai atlet karena mereka berlatih keras setiap hari seperti para olah ragawan lain. Mereka juga memiliki penggemar yang mendukung mereka saat pertandingan berlangsung.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi eSports Indonesia Eddy Lim mengatakan, dalam industri e-Sports pun, untuk menjadi seorang pemain e-Sports yang hebat dibutuhkan kerja keras, berpikir cerdas, juga tekad yang kuat. “Yang penting kalau mau main itu fisik harus kuat dan prima,” kata Eddy.

Sekadar informasi, kompetisi e-Sports di Asian Games 2018 akan dilangsungkan mulai 26 Agustus 2018. Sementara untuk pertandingan PES 2018 sendiri akan diadakan 1 September 2018.

PES 2018 menjadi satu-satunya game bergenre sport di gelaran Asian Game 2018 dari enam kategori game yang diperlombakan. Selain PES 2018, kelima game lainnya yang masuk dalam arena e-Sport Asian Game 2018 merupakan game bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA). Antara lain, Arena of Valor (AoV), Clash Royale, League of Legends (LoL), Star Craft II, dan Hearthstone.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up