alexametrics

PostgreSQL Conference Asia 2019 akan Digelar di Bali, Temanya Menarik

22 Mei 2019, 04:56:28 WIB

JawaPos.com – Penggunaan database open source tampaknya semakin diperhitungkan untuk mengakselerasi upaya transformasi digital. Biaya menjadi faktor pertimbangan penting dalam menghadapi pesatnya ekspansi informasi dan data di lingkungan perusahaan.

Salah satunya PostgreSQL sebagai Open Source Relational Database Management Systems (RDBMS). PostgreSQL dianggap telah menjadi sebuah pilihan utama sistem database kritikal kelas korporasi bahkan diklaim menjadi alternatif yang lebih baik daripada solusi sistem database komersial berbayar.

Selain kemandirian dan hemat biaya karena bebas lisensi, popularitas PostgreSQL tidak bisa dilepaskan dari dukungan komunitas yang aktif, loyal, dan terus bertumbuh. PostgreSQL sepenuhnya digerakkan oleh komunitas yang menyediakan dukungan bebas biaya dari para pengembang di seluruh dunia yang membagikan keahlian dengan para sesama pengguna.

Di wilayah Asia sendiri, PGConf.ASIA (PostgreSQL Conference ASIA) menjadi ajang kolaborasi komunitas yang aktif sebagai kontributor untuk mendorong inovasi PostgreSQL secara independen dan terbuka. Untuk tahun ini, Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah perhelatan PGConf.ASIA 2019.

Ajang tahunan ini merupakan konferensi internasional yang mempertemukan para pengguna, pengembang, dan para ahli PostgreSQL. Mereka akan memaparkan jajaran fitur baru PostgreSQL, studi kasus, kisah sukses, dan praktik terbaik saat menggunakan PostgreSQL sebagai sistem manajemen database open source.

“Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan PGConf.ASIA 2019, yang biasanya digelar di Jepang, menunjukkan bahwa perkembangan serta popularitas PostgreSQL di tanah air telah mengalami pertumbuhan yang pesat,” ujar CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang. Equnix sendiri merupakan implementator PostgreSQL terbanyak di Indonesia pada beragam sektor eksklusif seperti perbankan, finansial, industri, dan lainnya.

Perhelatan tingkat dunia yang menyuguhkan pemaparan tentang seluruh aspek dari PostgreSQL tersebut akan diselenggarakan di Bali, mulai 9 hingga 12 September 2019. PGConf.ASIA 2019 akan menyuguhkan tema Saat Bisnis Bertemu Hacker (pengoprek). Ini akan membahas tentang beragam metode pengoprekan untuk mengidentifikasi kerentanan di dalam sistem database guna meningkatkan keamanan di lingkungan bisnis.

“Masyarakat bisnis Indonesia telah siap mengadopsi PostgreSQL dengan lebih mendalam. Indonesia membutuhkan open source untuk memperkuat perekonomian, menghemat biaya, dan menjamin integritas data serta keamanan. Perlu adanya dukungan semua pihak terutama kalangan enterprise dan pemerintah. Kami sangat berharap perhelatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak pemerintah, maupun kalangan enterprise di Indonesia,” pungkas Julyanto.

Editor : Fadhil Al Birra