JawaPos Radar | Iklan Jitu

Telkomsel Inisiasikan Gerakan Bijak Pakai Plastik di 11 Kota

22 Januari 2019, 16:39:38 WIB
Telkomsel, Telkomsel #BhayPlastik, Telkomsel plastik 11 kota
Inisiasi gerakan bijak pakai plastik oleh Telkomsel bertajuk #BhayPlastik. (Istimewa/Telkomsel)
Share this

JawaPos.com - Telkomsel menggelar kampanye ‘#BhayPlastik’. Gerakan tersebut guna mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan sampah plastik. Gerakan sosial yang diklaim sudah diadakan sejak Desember 2018 lalu ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran lingkungan, khususnya agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan plastik.

Melalui tagar #BhayPlastik di media sosial, Telkomsel mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk turut ambil bagian dengan membagikan pengalaman dalam melakukan gerakan mengurangi sampah plastik. Semua orang dikatakan dapat berpartisipasi dengan melakukan aksi sederhana seperti mendaur ulang plastik bekas menjadi barang bermanfaat, mengganti penggunaan plastik sekali pakai seperti gelas atau botol, tas, dan sedotan plastik. Barang tersebut bisa diganti dengan tumbler, tote bag, dan stainless straw, dan lain-lain.

General Manager Prepaid Brand and Communications Telkomsel Abdullah Fahmi mengaku optimistis bahwa perubahan besar dapat dimulai dari sebuah aksi yang sederhana. “Melalui gerakan #BhayPlastik, Telkomsel ingin memberikan perubahan besar bagi lingkungan dengan mengajak semua orang untuk mulai merubah kebiasaan sehari-hari dalam penggunaan plastik,” tuturnya dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com.

Lebih jauh, pihaknya menyebut dalam upayanya untuk mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk terlibat dalam gerakan sosial #BhayPlastik, Telkomsel akan mengadakan acara di 11 Kota di Indonesia. “Kami akan adakan juga festival di 11 kota, yaitu Medan, Pekanbaru, Lampung, Serang, Bogor, Cirebon, Semarang, Malang, Balikpapan, Makassar, dan Manado untuk mewujudkan gerakan ini,” tambah Fahmi.

Dia menjelaskan, siapa saja dapat ikut datang pada acara ini dan mengikuti berbagai kegiatan dalam festival seperti seperti Trash Run, yaitu kegiatan lari santai atau fun run yang dilakukan sembari mengambil sampah sepanjang jalur lari. Tujuannya juga untuk memberikan contoh kepada masyarakat sekitar bahwa semua bisa berkontribusi dalam gerakan peduli lingkungan.

Selain itu, akan ada juga Plastalk, talk show seputar edukasi lingkungan yang merupakan kegiatan edukasi mengenai bahaya sampah plastik dan cara merubah plastik bekas menjadi karya yang berguna dan bernilai ekonomis. Festival ini kemudian akan ditutup dengan kegiatan Plastic Police. Di sini peserta dapat ikut memberikan tote bag gratis kepada konsumen yang datang ke convenience store untuk digunakan sebagai pengganti kantong plastic belanja.

Sebagaimana diketahui, isu lingkungan seputar penggunaan plastik belakangan memang mengemuka. Hal tersebut bermula dengan ditemukannya banyak satwa laut dan ekosistem di sekitarnya yang mesti meregang nyawa dan rusak karena banyaknya sampah plastik yang mengalir dan terbuang ke laut. Isu lingkungan seputar penggunaan plastik kini juga ramai di media sosial melalui gerakan mengurangi penggunaan plastik di segala aspek kehidupan. Paling sederhana, gerakan ini banyak mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan material plastik ketika makan dan minum di kafe atau berbelanja di supermarket.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : Rian Alfianto

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up