JawaPos Radar

Gandeng Kinetica, Telkomsel Hadirkan Analitik Data Real-Time

21/10/2018, 09:08 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Telkomse Kinetica, Telkomsel Big data, Analitik Data Real-Time
Ilustrasi: Big data (Saul Gravy/Ikon Images via Getty Images)
Share this

JawaPos.com – Penyedia jasa telekomunikasi pelat merah Telkomsel mengumumkan kerja samanya dengan Kinetica untuk mengembangkan Big Data dan merevolusi proses analitik data online. Kinetica dipilih atas kemampuannya sebagai mesin konvergen untuk mengakselerasi proses analisis, visualisasi berbasis lokasi, dan Artificial Intelligence (AI).

Chief Information Officer Telkomsel Montgomery Hong mengatakan bahwa pesatnya pertumbuhan pada perangkat mobile, tingginya pengguna digital, serta meningkatnya layanan mikro prabayar di Indonesia menghasilkan produksi data secara masif dan eksponensial daripada yang pernah ada sebelumnya. “Dengan demikian, Telkomsel berharap akan mampu memberikan pelayanan dan pengalaman lebih baik bagi pelanggan serta pelaporan keuangan dan bisnis secara real-time berdasarkan data yang transformatif,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.

Masuknya data ekstrem ini, lanjut Hong, memberikan peluang besar untuk mengembangkan pengalaman gaya hidup digital baru yang dipersonalisasi untuk konsumen Indonesia. Tidak seperti solusi database tradisional, solusi Kinetica dikatakan dibangun dengan tujuan untuk pengembangan extreme data dan penyediaan analisis data real-time serta location intelligence di seluruh lini bisnis Telkomsel. “Hal tersebut mulai dari layanan Prepaid dan Postpaid, layanan gaya hidup digital (video, game, musik) hingga layanan keuangan mobile, dan periklanan digital,” imbuh Hong.

Lebih jauh, dia mengungkap, dengan perkembangan teknologi dan sumber data yang terus berkembang, data menjadi kian tak terprediksi dan analisis menjadi semakin komplex. "Dalam Extreme Data Economy yang baru, data menjadi sangat fleksibel dan dapat berupa data besar atau kecil, statis atau bergerak, terstruktur atau tidak terstruktur, tahan atau mudah rusak, juga manusia atau mesin. Sehingga kini data yang dibuat untuk komputasi serial (serial computing) tidak dapat bersaing di dunia informasi yang bergerak superinstan," terangnya.

Sekadar informasi, Kinetica berjalan pada GPU NVIDIA dan sistem NVIDIA DGX yang disebut menyediakan analitik real-time pada data dalam gerakan dan saat statis 10 hingga 100 kali lebih cepat daripada sistem tradisional. Namun dengan kemampuan tersebut, biaya yang mesti dikeluarkan justru disebut lebih murah hanya dengan biaya sepersepuluhnya.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Kinetica Paul Appleby menyebut, data merupakan pusat pengalaman gaya hidup digital dan bisnis seluler. Tidak lagi dapat mengandalkan platform warisan big data yang menganalisis data setelah fakta. “Ketika perusahaan seperti Telkomsel bertransformasi digital, mereka perlu menggunakan aplikasi atau solusi baru yang menggabungkan streaming Internet of Things (IoT), analisis canggih, dan kekuatan AI dalam solusi konvergen,” jelasnya demikian.

Selain itu, kombinasi NVIDIA dan Kinetica disebut memungkinkan Telkomsel untuk menghadirkan terobosan pengalaman bagi pelanggan dengan kecepatan luar biasa. Dengan perpaduan kekuatan GPU NVIDIA dan Kinetica, keuntungan yang akan dirasakan Telkomsel lainnya disebut mencakup jaringan yang diperluas dan teroptimalisasi serta pelaporan keuangan dan bisnis secara real-time.

Untuk diketahui, Kinetica adalah insight engine untuk extreme data economy. Solusi Kinetica menggabungkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pembelajaran mesin, visualisasi data, analisis berbasis lokasi, dan kekuatan komputasi yang diakselerasi melalui database GPU di seluruh layanan kesehatan, energi, telekomunikasi, ritel, dan keuangan.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up