alexametrics

Apple Dituntut Bayar Rp 441 Miliar ke Qualcomm karena Hak Paten

19 Maret 2019, 08:10:50 WIB

JawaPos.com – Kabar buruk tengah menimpa Apple. Raksasa teknologi itu dituding melanggar tiga paten milik Qualcomm. Apple pun dituntut harus membayar denda ke pembuat chip itu senilai USD 31 juta atau setara dengan Rp 441 miliar.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari CNet, Selasa (19/3), majelis hakim pada Jumat (15/3) menunda sidang dua perusahaan teknologi tersebut. Qualcomm akan melanjutkan sidang atas gugatannya ke Apple bulan depan.

Qualcomm yang mengajukan gugatan pada Juli 2017 lalu, menuduh bahwa Apple telah menggunakan teknologinya tanpa izin di beberapa versi iPhone populernya. Hakim lantas meminta Qualcomm untuk menunjukan hak paten yang dilanggar Apple pada awal persidangan selama dua minggu di San Diego, Amerika Serikat (AS).

Adapun paten yang dilanggar itu adalah teknologi yang dapat membuat smartphone bisa terhubung dengan cepat ke internet sejak perangkat dihidupkan. Paten lainnya juga terkait dengan teknologi efisiensi baterai dan pemrosesan grafis.

Tuntutan dengan angka segitu merupakan akumulasi royalti dari jumlah iPhone yang dilepas Apple ke pasaran. Nilai dari setiap royalti per perangkat iPhone yang di dalamnya terdapat teknologi yang disengketakan Qualcomm sendiri berada di angka USD 1,41 atau setara dengan Rp 20 ribu per unit iPhone.

Bentrokan antara Apple dan Qualcomm dimulai dua tahun lalu. Ketika Komisi Perdagangan Federal (FTC) dengan bantuan dari Apple dan Intel, menuduh Qualcomm memonopoli perangkat chip modem. FTC berpendapat bahwa tarif royalti Qualcomm menghentikan pesaing memasuki pasar dan menaikkan harga telepon. Persidangan itu berlangsung pada Januari lalu dan semua pihak saat ini sedang menunggu keputusan setelah sidang ditunda.

Apple menuding gugatan Qualcomm ke mereka lantaran Qualcomm ‘sakit hati’ dan berupaya balas dendam karena Apple menambahkan Intel sebagai pemasok chipset pada 2016 silam. Sementara kerja sama antara Apple-Qualcomm sudah terbangun sejak 2011 lalu. Sebagaimana diketahui, saat ini komponen Intel menggantikan Qualcomm di iPhone.

Konflik pelik Apple-Qualcomm tidak hanya di Amerika Serikat. Di Jerman, pengadilan memenangkan Qualcomm pada Desember lalu dan melarang penjualan sejumlah iPhone di negara tersebut.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Copy Editor :

Apple Dituntut Bayar Rp 441 Miliar ke Qualcomm karena Hak Paten