JawaPos Radar

Turnamen E-Sports Kelas Dunia SEACA Resmi Digelar di Jakarta

17/10/2018, 18:59 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Unipin Seaca, kompetisi game seaca
Menkominfo Rudiantara (depan kiri) bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (depan tengah), dan Co-founder & CEO UniPin Ashadi Ang (depan kanan) saat peresmian turnamen SEACA di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Rabu (17/10). (Fadhil Al Birra/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kompetisi game di Indonesia semakin menjamur belakangan ini. Kini giliran Unipin yang resmi menggelar event akbar South East Asia Cyber Arena (SEACA). Kompetisi electronic sports (eSports) tingkat Asia Tenggara ini merupakan babak final yang dihelat di Mal Taman Anggrek, Jakarta, mulai hari ini, Rabu (17/10) - Minggu (21/10).

Babak kualifikasi kompetisi tersebut telah digelar di 16 kota di Indonesia dan menghasilkan 230 finalis. Kini mereka akan berlaga untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp 1,4 miliar. "Kehebatan gamer Indonesia ini sudah luar biasa, tidak kalah dengan gamer luar (negeri). Dalam kompetisi ini mereka akan berebut hadiah total Rp 1,4 miliar," ujar Co-founder & CEO UniPin Ashadi Ang saat pembukaan kompetisi game SEACA di Jakarta.

Dia mengungkapkan, industri maupun pegiat eSports tanah air jumlahnya semakin banyak. Hal itu dibuktikan dengan jumlah para peserta yang ikut andil di babak kualifikasi SEACA ikut meningkat. "Kompetisi ini digelar karena kami peduli ingin memajukan e-sport di Indonesia. Industri game sudah semakin banyak bermunculan dan gamer juga sudah menjadi sebuah profesi. Bahkan bisa menjadi atlet hebat yang bisa berlaga hingga mancanegara," terangnya.

Rudiantara, Unipin Seaca, kompetisi game seaca
Menkominfo Rudiantara saat memberi sambutan peresmian turnamen SEACA di Mal Taman Angrek, Jakarta, Rabu (17/10). (Fadhil Al Birra/JawaPos.com)

Pada acara tersebut juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. "Pasar game di Indonesia ini sangat besar. Trennya juga meningkat. Kami yang mewakili pemerintah tentunya mengamati industri maupun pemain game ini agar terus berkembang. Kompetisi SEACA yang dilakukan Unipin ini tentunya sangat positif dan kami dukung untuk kemajuan games Indonesia," ujar Rudiantara.

Dia meyakini bahwa sektor game Indonesia ke depan sangat berpotensi untuk berkembang. Terlebih lagi, Asian Games 2018 yang dihelat di Indonesia beberapa bulan lalu juga mulai mengikutsertakan cabang e-sport. "Artinya, ini kemajuan yang luar biasa di dunia game. Para pemain game sudah diakui dunia bahwa mereka punya pasar, mereka punya peluang untuk lebih besar lagi," katanya.

Dia pun berharap bahwa Asian Games 2022 mendatang yang bakal dihelat di Tiongkok, Indonesia bisa mengirim atlet yang berkompeten untuk berlaga di ajang bergengsi tersebut. "Masih ada waktu berlatih empat tahun dari sekarang. Dan sekali lagi kami juga perlu kompetisi-kompetisi seperti SEACA ini untuk melahirkan bibit-bibit yang punya potensi untuk menang," pungkas Rudiantara.

Diketahui, pada event SEACA ini akan menghadirkan tim-tim profesional dari negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Beberapa game yang akan dipertandingkan antara lain, Mobile Legends, Arena of Valor (AOV), PlayerUnknown’s Battleground (PUBG), Point Blank, dan DOTA 2.

Selain itu, kompetisi Cosplay juga turut meramaikan acara ini. Bagi masyarakat umum yang ingin hadir menonton, acara ini tidak dipungut biaya. Perhelatan game SEACA ini juga turut menghadirkan kompetisi World Electronic Sports Games (WESG) dengan total hadiah sebesar USD 5,5 juta. Pemenangnya nantinya akan dikirim untuk bertanding mewakili Indonesia di kancah Internasional yang grand finalnya akan diselenggarakan di Tiongkok.

(fab/ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up