JawaPos Radar | Iklan Jitu

Review Produk

Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy

16 September 2018, 11:24:29 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy
HP Envy x360 hadir dengan layar touchscreen dan bisa menjadi tablet. (RIAN ALFIANTO/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Hewlett-Packard (HP) baru saja memperkenalkan jajaran laptop terbarunya pada Agustus 2018. Tercatat ada dua varian yang menyasar segmen berbeda dari laptop yang dibawa perusahaan asal Palo Alto, California, Amerika Serikat (AS) itu. Pertama, HP Envy x360 yang menyasar segmen pekerja kreatif. Kedua, ada HP 14 dan 15 untuk pengguna umum atau kreatif pemula yang sudah pernah kami coba.

Setelah kami menjajal HP Laptop 14. Kini giliran varian termahal yang menjadi sasaran pengunjung di waktu peluncuran. Yakni HP Envy x360. HP Envy x360 merupakan laptop premium dengan konsep 2in1 alias hybrid. Laptop ini juga menyasar segmen pekerja kreatif ataupun pekerja dengan mobilitas tinggi.

Tipis, ringan dan mudah dibawa kemana-mana. Pada momen peluncurannya Agustus lalu, laptop ini digadang-gadang tangguh karena spesifikasi yang dibawanya. AMD Ryzen Mobile dan kartu grafis Radeon Vega hadir pada laptop 2in1 super tipis ini. Tanpa banyak basa-basi, langsung saja kita mulai ulasannya.

DESAIN

Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy
HP Envy x360 merupakan laptop hybrid yang bisa menjadi tablet dan dilengkapi stylus (RIAN ALFIANTO/JAWA POS)

HP Envy x360 dari segi desain sangat menawan. Desain ultrathin dengan konsep hybrid alias 2in1 yang melekat pada laptop tipis ini sangat cocok dengan market yang dituju. Yakni, pekerja kreatif ataupun pengguna dengan aktivitas segudang dan mobilitas yang cepat.

Sebab kendati beraliran hybrid dengan desain ultrathin yang punya stigma ringkih, laptop ini tidak boleh di anggap remeh. Sebagai laptop ultrathin, HP Envy x360 memiliki rincian dimensi 30.67 x 21.46 x 1.49 cm. Meskipun berbalut material metal, bobot laptop ini tidak begitu berat. Hanya sekitar 1,27 Kg saja.

HP Envy x360 dibesut dengan material metal hampir di seluruh tubuhnya. Balutan material metal pada perangkat laptop ini menjadikannya tidak hanya tampak kuat, tetapi juga stylish. Pada bagian luar dan dalamnya, HP Envy x360 pede melenggang dengan balutan metal yang disentuh dengan finishing warna doff.

Meski warnanya tidak glossy, namun laptop ini dari segi desain tetap enak di pandang mata. Sebab, jika dilihat dari sudut-sudut tertentu, laptop ini terlihat berkilauan karena material cat-nya yang seperti bertabur glitter. HP Envy x360 hadir dengan warna yang disebut HP sebagai Dark Ash Silver.

HP Envy x360 meluncur dengan bentang layar seluas 13,3 inci. Menariknya, laptop ini juga hadir dengan konsep layar hampir bezel-less alias bingkai yang tipis. Seperti disinggung di atas, hybrid membuat layarnya sudah touch screen.

Melapisi area layar sentuhnya, HP menyematkan perlindungan lapisan Gorilla Glass NBT pada bagian layarnya. Bergeser ke bagian bawah area displaynya, ada logo 'HP' yang terlihat elegan dengan sentuhan berkilau dan padanan layer hitam pekat ketika dimatikan.

Mengejar kesan ringkas, HP Envy x360 hadir tanpa area numerik-pad atau tombol angka-angka pada sector keyboard-nya. Dengan banderol harga yang dibawa serta segmen premium, membuat HP memberikan backlight berwarna putih untuk area keyboard-nya. Dibekalinya lampu pada area keyboard membuat user menjadi lebih leluasa bekerja tanpa khawatir soal pandangan ke arah keyboard menjadi terganggu karena kurang cahaya.

LED backlight pada sector keyboard-nya pun bias disesuaikan sang user, jika ingin menghemat daya lebih, bisa dimatikan lampunya ketika sedang tidak dibutuhkan, pun sebaliknya. Di atas area keyboard, HP menempatkan speaker yang luas dan setara dengan lebar layarnya. Suaranya, memuaskan.

Mendukung kebutuhan lipat melipat, ada dua buah engsel di sisi kiri dan kanan yang berada tepat di atas speaker. Engselnya juga terbuat dari metal. Makin menambah kesan gagah dengan salah satu diantaranya bertuliskan 'Envy' sebagai identitas dari laptop hybrid premium ini.

Identitas lainnya yang bisa terlihat dari laptop ini berada di tengah-tengah engsel kiri dan kanan laptop. Ada kesan coretan-coretan tak beraturan persis pola di tubuh Zebra yang dinamakan HP sebagai pola Patern Damascus. Menambah kesan wah pada laptop ini.

Untuk port dan connectornya, HP Envy x360 dilengkapi dengan 1 USB 3.1 Type-C Gen 2 (Data Transfer up to 5 Gb/s, Power Delivery, DisplayPort 1.4, HDMI 2.0, HP Sleep and Charge), 2 USB 3.1 Gen 1 (1 HP Sleep and Charge), 1 headphone and microphone jack, serta satu buah slot MicroSD Card Reader.

Selain yang disebutkan tadi, tidak ada lagi port ataupun connector tambahan. Sebab jika terlalu banyak port dan connector, kemungkinan akan mengorbankan bentuk, desain, dan ukuran dari perangkat ini.

Bergeser ke sector keyboard, HP Envy x360 tampil dengan jarak antartuts yang boleh dibilang cukup lega untuk perangkat komputasi dengan dimensi yang sempat disinggung. Kami suka dengan keyboardnya. Pengalaman mengetik dan menggunakan laptop ini terbilang meninggalkan kesan baik, apalagi keyboardnya sudah dilengkapi dengan LED backlight.

Tidak adanya area numerik-pad pada laptop ini, HP Envy x360 terasa memiliki area ketik yang lebih lega walaupun ukurannya keseluruhannya layaknya laptop 13 inci lainnya. HP Envy x360 untuk penempatan tombol tidak berhenti di tengah untuk area papan ketik saja. Sebab pada sisi kiri atas, ada tombol kecil yang berfungsi sebagai tombol power. Sementara sisi kanannya di bagian tengah, HP menempatkan tombol volume up-down untuk mendukung kegiatan ketika laptop ini berubah menjadi mode tablet.

Beralih ke trackpad, area ini termasuk krusial. Kendati HP Envy x360 sudah mendukung fitur touch screen, dan HP melengkapi pula perangkat ini dengan tambahan pena stylus untuk kegiatan corat-coret di area layarnya. Tampaknya area trackpad juga tetap diperhatikan oleh sang pembuat laptop ini. Tetap nyaman.

Kegiatan swiping jari-jemarinya pun demikian, terasa lega ditambah material yang halus dan nyaman semakin membuat kegiatan bekerja menjadi lebih nyaman. Area trackpadnya memiliki respons gerak yang responsive, klik kiri dan kanan-nya pun terasa empuk, tidak alot dan benar-benar mengesankan. 

Multimedia

Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy
HP Envy x360 dilengkapi dengan audio dari Bang & Ofulsen (RIAN ALFIANTO/JAWA POS)

HP Envy x360 dibanderol dengan dua varian harga, pertama di harga Rp 14 jutaan dan harga Rp 16 jutaan. Menilik harganya, calon konsumen seharusnya sudah bisa menebak akan seperti apa pengalaman menggunakan laptop ini nantinya untuk beragam keperluan.

Untuk kebutuhan multimedia, HP Envy x360 dibekali dengan layar 13.3 inci diagonal FHD IPS BrightView WLED backlit dengan resolusi 1920 x 1080 piksel. Hadir sebagai laptop layar sentuh, HP Envy x360 juga dibekali multitouch-enabled edge-to-edge glass untuk pengalaman sentuhan yang lebih baik. Tidak lupa, pada bagian atas layar tersemat webcam untuk keperluan berfoto atau video conference.

Sementara untuk audionya, HP Envy x360 meluncur dengan sokongan quad-audio besutan Bang & Olufsen. Bagi yang tidak tahu, Bang & Olufsen adalah perusahaan elektronik konsumen Denmark kelas atas yang mendesain dan memproduksi produk audio, pesawat televisi, dan telepon.

Soal kualitas bagaimana? Jangan ditanya. Bang & Olufsen sudah terkenal dengan kualitasnyanya, bahkan beberapa vendor mobil mewah kenamaan seperti Audi, BMW, Aston Martin dan lainnya mempercayakan audionya pada brand tersebut.

Soal suara, kami sempat dibuat kaget ketika pertama kali mencoba dengan memutar sebuah lagu. Berada di atas permukaan meja kerja yang rata, dengan persentase volume di angka 50 persen saja suaranya sudah terdengar nyaring. Karakter suara dari audio perangkat ini masih bisa disesuaikan, tergantung kepada keinginan user nantinya. Suka yang ngebass? Boleh. Senang dengan karakter suara garing khas treeble? Oke juga.

Mengapa demikian, sebab Bang & Olufsen tidak hadir pada perangkat ini untuk hardware-nya saja, tetapi juga dukungan software seperti Bang & Olufsen Audio Controler. Dari sana, user bisa memanfaatkan pilihan yang bisa di setting sesuai dengan kecocokan telinga masing-masing lewat setting grafik Equalizer.

Pengalaman mendengarkan music, menonton film, menyelesaikan pekerjaan editing dengan efek suara pada laptop ini lagi-lagi terbilang menyenangkan. Kualitas suaranya benar-benar sesuai dengan harga yang dikeluarkan untuk sebuah laptop.  Suara yang keluar seperti berada dekat dengan telinga (surround). Tidak perlu khawatir speaker bagian bawah tertutup permukaan tidak rata seperti bantal atau selimut. Kualitas keluaran suara masih tetap baik berkat speaker lainnya yang berada di atas keyboard.

Laptop ini hadir dengan konsep hybrid atau 2in1. Sebagai laptop 2in1 yang bisa berganti wujud menjadi tablet, pengalaman menggunakan layar sentuh di laptop ini menyenangkan. Layarnya yang dilapisi dengan Corning Gorilla Glass membuat interaksi kulit dengan layar laptop tak ubahnya sedang menggunakan touch screen di smartphone.

Interaksinya enak. Halus, responsif, dan soal fitur multi-touch yang ada membuat sentuhan menjadi semakin nyaman. Apalagi ukuran dan tebal layar yang super tipis ditambah jarak keyboard ke layar yang dekat membuat pekerjaan bisa cepat terselesaikan.

Bagaimana kalua sudah berganti wujud menjadi tablet dengan memutar 360 derajat layarnya ke belakang? Pengalaman kami menggunakan mode tablet di laptop ini juga sama, menyenangkan. Mode tablet lebih cocok digunakan untuk pekerjaan seperti sketsa gambar, apalagi laptop ini hadir dengan pelengkap pena stylus yang juga responsif.

Sisanya untuk pekerjaan pengetikan, bagi yang tidak terbiasa maka akan cenderung menyusahkan. Mode keyboard pada layar sentuhnya sih bukan masalah, namun ukurannya yang tidak bisa disesuaikan membuat sebagian halaman tertutup ketika mode keyboard digital di layar sentuhnya di aktifkan.

Performa

Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy
HP Envy x360 diperkuat oleh AMD Ryzen Mobile dan Radeon Vega (RIAN ALFIANTO/JAWA POS)

Bergeser ke aspek performa, HP Envy x360 tidak hanya cantik di luar. Tetapi juga ‘cantik’ di dalam. Dalam artian, performa laptop 2in1 ini benar-benar mantab untuk segmen yang ditujunya. Yakni, pekerja dengan mobilitas tinggi yang butuh laptop andal untuk teman bekerja.

AMD Ryzen Mobile tertanam pada dapur pacu laptop ini. HP Envy x360 2in1 hadir dengan dua pilihan prosesor, keduanya sama-sama besutan AMD. Pertama, ada AMD Ryzen Mobile R7 2700U 4 Core 8 Thread 2.2 GHz up to 3.8 GHz, kemudian kedua ada AMD Ryzen R5 2500U 4 Core 8 Thread 2.0 GHz up to 3.6 GHz.

Untuk GPU, dinekali AMD Radeon RX Vega 10 ataupun Radeon RX Vega 8. Untuk sektor penyimpanannya sama, yakni sama-sama dibekali dengan RAM 8 GB DDR4 Dual Channel 2400 SDRAM (onboard) serta Hard Disk 512 GB SSD NVMe.

Untuk unit yang kami jajal merupakan varian tertinggi dengan sokongan AMD Ryzen Mobile R7 2700U 4 Core 8 Thread 2.2 GHz up to 3.8 GHz dan paduan pengolah grafis AMD Radeon Vega 10. Dipadu dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 500 GB.

Dengan spesifikasi itu, performa HP Envy x360 sama dengan urusan desain, dan multimedia. Sama-sama memuaskan. Meskipun RAM sudah mentok di angka 8 GB dan tidak bisa diekspansi demni mengejar ketipisan laptop, angka itu sudah cukup.

Kami menjajal laptop ini dengan mengajaknya untuk membuat sebuah video berdurasi 8 menit lebih dengan full efek suara, animasi, dan transisi dari Adobe Premiere. Laptop ini sanggup menyelesaikan rendering time selama kurang lebih 30 menitan. Itupun masih ditambah dengan  kombinasi Adobe After Effects, dan Adobe Photoshop yang masih jalan di laptop. Bagi kami, waktu rendering segitu sudah cukup cepat untuk ukuran laptop super tipis.

Renderingnya tergolong cepat karena benchmark menggunakan Cinebench R15 juga menunjukkan hasil positif. Misalnya, untuk CPU bisa menembus hampir 650 CB. Sedangkan OpenGL, skornya 34,94 FPS. Begitu juga dengan skor PC Mark untuk creative accelerated yang mencapai skor 3974.

Kalau untuk pekerjaan kreatif saja tidak ada masalah, lantas bagaimana dengan pekerjaan dengan aplikasi standar kantoran dan browser biasa. Bagi kami, malah terlalu sayang kalau hanya dipakai untuk pekerjaan standar seperti pengetikan, tabulasi, editing ringan, atau sekedar browsing dan hiburan semata. Sebab spesifikasinya mendukung untuk melakukan hal-hal yang lebih.

Untuk kebutuhan gaming bagaimana? Bisa juga. Hanya perlu digaris bawahi, kendati laptop ini bisa dipakai bermain game, namun ini bukan laptop spesialis gaming ya.

Gaming

Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy
Panel engsel bertuliskan envy dan motif zebra di bagian belakang laptop HP Envy x360 (RIAN ALFIANTO/JAWA POS)

Hadirnya AMD Ryzen Mobile yang dikawinkan dengan Radeon Vega sebenarnya sudah bisa menjadi jaminan mutu untuk urusan game. Bahwa laptop ini bisa menjalankan berbagai game mainstream. Seperti yang kami coba, FIFA 18, Need For Speed Payback, CS GO, dan Tekken 7.

Sebelumnya, kami juga mengujinya untuk melakukan render game lewat 3D Mark. Untuk Fire Strike, skornya lumayan karena berada di angka 1994. Di level ini, game-game tertentu tidak bisa dipaksakan untuk bermain dengan kualitas grafis terbaik. Sedangkan Sky Diver, skornya 7476. Untuk game menengah, sudah dipastikan bisa jalan dengan seting kualitas grafis yang lebih baik.

Itu dibuktikan dengan FIFA 18. Tidak ada kendala saat menjalankan game popular ini dengan lock FPS 30. Bermain games secara offline maupun online (tergantung kecepatan internet), sama-sama tanpa lag. Lock FPS bisa dinaikkan dengan kompensasi menurunkan kualitas grafis.

Untuk Tekken 7, juga tanpa kendala. Sebab, dengan setelan grafis otomatis sudah bisa menyentuh 58 FPS. Nilai tertingginya adalah 67 FPS. Tingginya FPS membuat game arcade ini bisa berjalan tanpa lag. Jadi, bisa memuaskan.

Game yang biasanya sulit ditaklukkan untuk laptop adalah Need For Speed Payback. HP Envy x360 bisa mengatasinya dengan kualitas grafis otomatis. Biarkan saja setingannya, dan bisa mendapatkan rata-rata 21 FPS dengan nilai tertinggi 30 FPS. Game bisa berjalan cukup lancar tanpa lag berarti.

Sedangkan CS.GO, bukan masalah berarti bagi HP Envy x360. Sebab, skor rata-ratanya adalah 45 FPS. Namun, bermain multiplayer membuat kehandalan koneksi internet menjadi harga mati. Pastikan koneksi lancar dan stabil supaya permainan bisa berjalan menyenangkan.

Kesimpulan

Menjajal HP Envy x360 yang Benar-Benar Bikin Orang Lain Envy
HP Envy x360 masuk dalam kategori ultrathin karena hadir dengan bentuk yang tipis (RIAN ALFIANTO/JAWA POS)

Pengalaman menggunakan HP Envy x360 untuk beberapa waktu boleh dibilang sangat menyenangkan. Kami dibuat sangat puas dengan beragam aspek yang ada pada laptop ini. Mulai desain, multimedia, sampai performanya. Laptop ini dibanderol seharganya Rp 16,4 jutaan.

Untuk konsumsi daya juga oke. Catatan kami, untuk kegiatan bekerja nonstop disambi mendengar musik, mampu mencatatkan waktu selama lebih dari 5 jam dengan sekali pengisian daya penuh. Untuk pengisian dayanya pun terbilang cukup cepat. Yakni 95 menit bisa membuat baterainya terisi penuh dari kondisi benar-benar habis. Untuk informasi, baterainya menggunakan 4-cell, 53.2 Wh Li-ion.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up