alexametrics

Inggris Terapkan 5G Komersial Awal Juli, Indonesia Masih Belum Siap

16 Mei 2019, 08:18:20 WIB

JawaPos.com – Sejumlah negara maju mulai bersiap diri menyambut teknologi jaringan seluler generasi kelima alias 5G. Terbaru, Inggris menjadi negara selanjutnya yang akan mengimplementasikan 5G dalam waktu dekat.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Ubergizmo, Kamis (16/5), Inggris segera bergabung dengan daftar kecil negara-negara yang menyediakan layanan seluler 5G. Korea Selatan adalah yang pertama, diikuti oleh Amerika Serikat (AS).

Kesiapan Inggris menyambut jaringan 5G kini telah dikonfirmasi oleh penyedia jasa telekomunikasi di sana, yakni Vodafone. Perusahaan telekomunikasi itu akan menggelar jaringan seluler 5G pertama di Inggris. Masyarakat di negara tersebut pun segera merasakan sensasi jaringan 5G yang konon sangat cepat, 10 kali lebih cepat dari 4G.

Vodafone telah mengkonfirmasi bahwa layanan seluler generasi kelima itu akan ditayangkan pada 3 Juli. Sementara 5G roaming di Jerman, Italia, Spanyol, serta Inggris akan tiba akhir musim panas ini. Seperti yang mungkin sudah dibayangkan bahwa akan ada beberapa batasan pada peluncuran awal tersebut.

Layanan 5G operator di Inggris itu hanya akan tersedia di tujuh kota sebagai awalan. Kota tersebut termasuk London, Bristol, Birmingham, Cardiff, Glasgow, Manchester, dan Liverpool. Kota-kota lainnya jelas akan merasakan layanan 5G segera setelahnya. Kota-kota seperti Blackpool, Guildford, Newbury, Plymouth, Southampton, Stoke-on-Trent, dan lainnya akan menerima layanan akhir tahun ini.

Kendati sudah mengumumkan kesiapan menggelar jaringan 5G, namun informasi harga yang akan dibebankan kepada konsumen belum dirilis perusahaan. Vodafone mengatakan bahwa harga 5G akan sama dengan 4G, baik untuk konsumen maupun pelanggan bisnis.

Mereka juga akan menjual berbagai smartphone 5G secara online atau melalui toko ritel mulai musim panas ini. Smartphone berkemampuan 5G pertama akan mulai dijual minggu depan. Termasuk akan ada router 5G yang ditawarkan bagi mereka yang ingin menggunakan layanan di rumah atau kantor tanpa koneksi telepon tetap.

Sebagai informasi, deretan smartphone 5G memang diketahui sudah banyak meluncur. Gelaran Mobile World Congress (MWC) awal 2019 lalu menjadi saksi para vendor smartphone mengenalkan smartphone 5G. Sebut saja beberapa di antaranya adalah Xiaomi, Samsung, Oppo, Huawei, dan banyak lagi.

Indonesia Bagaimana?

Ketika negara maju bersiap menyambut 5G, lantas bagaimana dengan Indonesia? Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut untuk Indonesia, jaringan 5G masih belum akan tersedia dalam waktu dekat.

Pria yang karib disapa Chief RA itu menjelaskan usai acara Buka Bersama Kemenkominfo pekan lalu bahwa jaringan 5G di Indonesia masih terkendala bisnis model yang tepat akan seperti apa. “Dengan kecepatan 10 kali lipatnya (4G), masyarakat ritel atau konsumen mau tidak membayar 3-4 kali lipat dari 4G. Pasti berat,” ujarnya demikian. Seperti sudah disinggung di atas, jaringan 5G memang digadang-gadang akan sangat ngebut dengan latensi atau hambatan rendah.

Selian model bisnis, Rudiantara menyebut masalah ketersedian frekuensi juga menjadi penyebab belum siapnya 5G hadir di tanah air. Mengacu pada dunia, alokasi frekuensi 5G adalah 3,5 GHz. Sementara d Indonesia frekuensi tersebut masih digunakan satelit. Jika ingin mengimplementasikan 5G, maka harus menunggu kontrak satelit habis atau bisa menggunakan area yang tidak ada coverage satelitnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto