JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ini Nasihat Jokowi kepada CEO Bukalapak

16 Februari 2019, 14:16:57 WIB
jokowi, bukalapak, twitter, cuitan,
Usai kegaduhan yang terjadi di sosial media gara-gara cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Presiden Joko Widodo mengundangnya ke Istana Negara, Jakarta, Sabtu (16/2) (Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Usai kegaduhan yang terjadi di sosial media gara-gara cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Presiden Joko Widodo mengundangnya ke Istana Negara, Jakarta, Sabtu (16/2). Jokowi pun memberi nasihat kepada Zaky dan juga kepada masyarakat untuk bijak dan berhati-hati dalam bersikap.

"Kita harus bijak dalam bersikap, matang dalam bersikap dalam setiap peristiwa apapun," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.

jokowi, bukalapak, twitter, cuitan,
Permasalahannya adalah bukan pada siapa pilihan politik yang jadi sorotan dalam cuitan Zaky tersebut. Tetapi karena seruan uninstallbukalapak yang terus membanjiri Twitter (Reuters)

Permasalahannya adalah bukan pada siapa pilihan politik yang jadi sorotan dalam cuitan Zaky tersebut. Tetapi karena seruan uninstallbukalapak yang terus membanjiri Twitter. 

Hal itu dikhawatirkan dapat mengancam keberlangsungan bisnis salah satu unicorn dalam negeri tersebut. Untuk itu, Jokowi meminta masyarakat untuk menghentikan seruan uninstall Bukalapak.

"Saya ajak hari ini untuk hentikan, untuk stop uninstall Bukalapak. Stop. Karena kita harus dorong anak-anak muda yang memiliki inovasi dan kreativitas untuk maju," ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan dana riset dan pengembangan yang dikritik Zaky, Jokowi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sudah menggelontorkan senilai Rp 26 triliun. 

Tetapi memang harus dikelola oleh sebuah kelembagaan besar supaya arahnya jelas dan tepat. Saat ini, anggaran tersebut sudah tersebar di kementerian dan lembaga.

"Jadi sudah gede anggarannya sebetulnya. Meskipun ke depan kita ingin mengembangkan," terangnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengaku sudah memaafkan Zaky dan tidak merasa tersinggung oleh cuitannya. Karena selama ini ia juga sudah lama mengenal alumni ITB itu. 


"Tadi sudah bertemu dan saya tidak ada perasaan apa-apa. Terhadap mas Zaky. Sudah tiap hari ketemu," pungkasnya.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia
Reporter      : Uji Sukma Medianti

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini