JawaPos Radar

Twitter Bersih-bersih Akun, Pengikut Justin Bieber Menyusut

15/07/2018, 16:31 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Twitter Bersih-bersih Akun, Pengikut Justin Bieber Menyusut
Bahkan akun official atau akun resmi pun turut disapu bersih oleh jejaring sosial berlogo burung berwarna biru itu. Jumlahnya pun tidak sedikit, Twitter mencatat ada sebanyak 7,7 juta akun resmi yang dibersihkan oleh Twitter (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Pemusnahan akun palsu besar-besaran oleh Twitter belakangan ini ternyata berimbas langsung terhadap selebritis yang memiliki banyak pengikut atau followers di akun mereka. Alih-alih punya banyak penggemar, ternyata selebritis papan atas dunia juga memiliki followers ‘bodong’ di akun sosial media mereka.

Buntutnya, penyanyi asal Amerika Serikat (AS) sekelas Justin Bieber pun ikut mengalami menyusutnya followers lantaran kegiatan bersih-bersih oleh Twitter. Seperti dilansir Mirror, Minggu, (15/7), publik figur dunia papan atas lain yang turut mengalami dampak penyusutan pengikut mereka termasuk Barack Obama, Piers Morgan, dan Katy Perry.

Akun Justin Bieber menyusut sebanyak 2,6 juta pengikut, Piers Morgan kehilangan 179.000, dan Katy Perry turun 2,8 juta. Tidak hanya orang-orang dengan akun biasa yang turut disapu bersih oleh Twitter.

Bahkan akun official atau akun resmi pun turut disapu bersih oleh jejaring sosial berlogo burung berwarna biru itu. Jumlahnya pun tidak sedikit, Twitter mencatat ada sebanyak 7,7 juta akun resmi yang dibersihkan oleh Twitter.

Pejabat Twitter, Vijaya Gadde menyatakan, jumlah pengikut adalah fitur yang terlihat, dan Twitter ingin semua orang memiliki keyakinan bahwa angka-angka itu bermakna dan dan benar-benar akurat. "Kami memahami ini mungkin sulit bagi sebagian orang, tetapi kami percaya akurasi dan transparansi menjadikan Twitter layanan yang lebih tepercaya untuk percakapan publik," tulisnya dalam sebuah laporan.

"Pekerjaan kami yang sedang berlangsung untuk meningkatkan kesehatan percakapan di Twitter meliputi semua aspek dari layanan kami. Pembaruan khusus ini difokuskan pada pengikut karena ini adalah salah satu fitur yang paling terlihat pada layanan kami dan sering dikaitkan dengan kredibilitas akun," tulis Gadde.

Dalam pemberitaan sebelumnya, sempat beberapa kali di singgung soal Twitter yang sedang gencar melakukan bersih-bersih akun palsu. Hal tersebut tidak lain adalah upaya Twitter sebagai media sosial dengan akses yang bebas untuk dapat bersih dari segala macam tindak kejahatan.

Ujaran kebencian, berita bohong, hasutan, perundungan, dan lainnya menjadi dasar Twitter untuk merapikan platformnya dengan menghapus akun palsu yang terindikasi melakukan hal-hal di atas. Twitter mencatat setidaknya sebanyak 70 juta lebih akun palsu telah diberangus dari platform milik mereka.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up