JawaPos Radar

Diduga Bocorkan Rahasia Perusahaan, 29 Karyawan Apple Diciduk Polisi

15/04/2018, 19:55 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Diduga Bocorkan Rahasia Perusahaan, 29 Karyawan Apple Diciduk Polisi
Ilustrasi : Polisi menangkap pelaku kriminal (Pinterest)
Share this image

JawaPos.com – Sebanyak 29 orang karyawan, kontraktor, dan mitra rantai produksi Apple di Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) diciduk polisi. Mereka diduga membocorkan rahasia perusahaan kepada pihak luar.

Sebagaimana dilansir dari Laman Fortune pada Minggu (15/4) menyebut bahwa beredar sebuah memo tentang penangkapan tersebut. Dari tersangka sebanyak 29 orang tersebut, 12 orang di antaranya resmi ditahan oleh pihak kepolisian.

Memo penangkapan oknum pembocor rahasia perusahaan atau populer dengan istilah leakers itu bermula pada pemberitaan Bloomberg. Seperti diketahui, perusahaan teknologi yang identik dengan logo buah apel tergigit itu mengatur ketat segala bentuk informasi yang berkaitan dengan seluruh kegiatan di dalamnya.

Diduga Bocorkan Rahasia Perusahaan, 29 Karyawan Apple Diciduk Polisi
Pendiri Apple, mendiang Steve Jobs (BGR)

Jadi tidak heran ketika Apple menindak tegas oknum leakers itu dengan melapor kepada pihak berwajib. “Orang-orang ini tidak hanya kehilangan pekerjaan mereka, mereka dapat menghadapi kesulitan ekstrim mencari pekerjaan di tempat lain,” ujar pihak Apple dalam memo yang bocor ke publik itu.

"Leakers tidak hanya kehilangan pekerjaan mereka di Apple. Dalam beberapa kasus, mereka menghadapi hukuman penjara dan denda besar untuk gangguan jaringan dan pencurian rahasia dagang yang diklasifikasikan sebagai kejahatan federal," jelas Apple.

Tidak berhenti disitu, memo tersebut juga memberikan notice kepada seluruh pihak yang bekerja dengan Apple untuk tidak terlalu dekat dengan wartawan. "Meskipun tampaknya mengesankan untuk didekati (media), penting untuk diingat, Anda sedang dimainkan," kata Apple dalam notice yang ditujukan pada seluruh karyawannya.

Bukan yang pertama Apple menindak tegas terkait pelaporan kepada karyawannya. Tahun lalu, pabrikan rintisan mendiang Steve Jobs itu memecat seorang karyawannya lantaran memberikan informasi kepada 9To5Mac terkait unit iPhone X, iPad Pro dan AirPods.

Dalam beberapa kasus, pembobol rahasia itu sebenarnya tidak benar-benar bertujuan membocorkan informasi. Namun yang terjadi adalah orang-orang yang bekerja untuk Apple acap kali menjadi sasaran pers, analis, dan blogger yang berteman dengan mereka di jejaring profesional dan sosial seperti LinkedIn, Twitter dan Facebook dan mulai mengorek informasi dari mereka.

“Keberhasilan orang ini diukur dengan mendapatkan rahasia Apple dari Anda dan membuka mereka ke publik. Sesuatu tentang produk Apple yang belum dirilis dapat menghasilkan traffic pembaca secara besar-besaran, dan secara finansial menguntungkan blogger atau reporter yang memecahkannya. Tetapi karyawan Apple yang bocor kehilangan segalanya,” tutup memo tersebut.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up