JawaPos Radar

Sistem AI Deteksi Sinyal Luar Angkasa, Ilmuwan Prediksi Itu Alien

13/09/2018, 08:50 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
alien, luar angkasa, sinyal alien luar angkasa
Ilustrasi: gelombang radio dari luar angkasa. (Swinburne Astronomy Productions)
Share this

JawaPos.com - Sistem kecerdasan buatan atau Artificial Inteligence (AI) mendeteksi sebanyak 72 sinyal misterius dari luar angkasa. Para ilmuwan menyebut bahwa kemungkinan sinyal tersebut dikirim oleh mahluk selain manusia sebagai penghuni jagat raya yang dikenal dengan alien.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman Mirror, Kamis (13/9), sinyal tersebut dikenal sebagai fast radio bursts (FRBs) atau semburan radio cepat. Sinyal misterius dimaksud terdeteksi oleh sistem kecerdasan buatan yang masuk dalam Breakthrough Listen Project.

Sinyal yang muncul dikatakan berasal dari daerah yang disebut FRB 121102. Kabarnya FRB 121102 sendiri terletak di area dengan jarak sejauh 3 miliar tahun cahaya jauhnya dari planet kita, Bumi. Namun, para ilmuwan tidak mengetahui jelas apa asal-usul FRB dan siapa yang mengirimkan sinyal sebenarnya.

alien, luar angkasa, sinyal alien luar angkasa
Ilustrasi: mahluk yang dikatakan sebagai alien. (CollectionMix/SubjectsRM)

Penemuan sinyal FRB merupakan hal yang luar biasa. “Ini telah memajukan pengetahuan kita tentang salah satu misteri yang paling menggiurkan dalam astronomi,” ujar Direktur Eksekutif Breakthrough Initiatives dalam sebuah laporan yang dikutip Mirror.

Soal benda lain di luar planet dan tata surya kita sendiri memang beredar banyak spekulasi. Beberapa teori telah dikemukakan termasuk bintang neutron, lubang hitam supermasif, bahkan alien. Meski hingga kini untuk alien sendiri masih misterius. Ada yang meyakini dan mengaku pernah melihat, ada juga yang tidak percaya dengan menganggap alien sebagai cerita konyol.

Adapun untuk mendeteksi FRB, para peneliti menggunakan sistem AI untuk menganalisis data sebelumnya. Sementara sebagian besar FRB sebelumnya terdeteksi sendiri dengan menangkap 72 FRB dalam durasi satu jam.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up