JawaPos Radar

XL Bangun Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapore

12/12/2017, 19:37 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
XL Axiata
Peresmian pembangunan proyek infrastruktur jaringan internet global di Jakarta. (Istimewa/XL)
Share this image

JawaPos.com – XL Axiata memastikan ikut terlibat dalam pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapore. SKKL ini menghubungkan Australia dengan Singapura melalui perairan Indonesia.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, komitmen XL Axiata ini sebagai upaya mengukuhkan diri agar jaringannya untuk layanan internet tidak selalu bergantung ke Singapura. Pasalnya selama ini akses internet Indonesia ke jaringan global harus melalui Singapura dulu.

Kini, melalui pembangungan Sistem Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapore, rute ke internet global dapat dicapai melalui Australia. "Ini akan menjadi alternatif akses internet global karena melalui Australia sehingga mengurangi ketergantungan kita terhadap Singapura, di mana itu jalur utama Indonesia ke trafik global," ujar Dian Siswarini dalam keterangan pers-nya yang diterima JawaPos.com, Selasa (12/12).

Pembangunan SKKL tersebut diklaim akan mengurangi biaya akses internasional melalui rute selatan Indonesia dan Australia menuju Amerika yang saat ini masih dikatakan terbatas. "Pembangunan ini juga dapat bermanfaat untuk tujuan kita bersama, meningkatkan produktivitas kita dalam mndukung ekonomi broadband Indonesia," jelas Dian.

Keterlibatan XL dalam konsorium itu juga untuk menunjang kebutuhan pelanggannya yang sudah banyak beralih menggunakan layanan internet. Karenanya tak heran, sekitar 70% dari anggaran belanja perusahaan dialokasikan untuk membangun infrastruktur jaringan.

Nantinya kabel bawah laut itu akan membentang sepanjang 4,600 km. Proyek yang dikerjakan oleh Alcatel Submarine Network (ASN) itu ditargetkan siap untuk beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2018 mendatang.

XL Axiata mengaku siap menyediakan infrastruktur untuk akses internet global yang lebih baik, sehingga bisa mendukung visi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh seluruh lapisan masyarakat.

Langkah ini, lanjut Dian, sekaligus mendorong tersedianya pilihan jalur yang terbaik, termasuk dari sisi ekonomi dan bisnis. “pada akhirnya ini akan berdampak positif bagi penyediaan layanan internet yang berkualitas dengan tarif yang semakin terjangkau bagi masyarakat,” pungkas Dian.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up