JawaPos Radar

Bocah 6 Tahun Hasilkan Rp 149 M dari YouTube

12/12/2017, 12:25 WIB | Editor: Dwi Shintia
Kaya dari YouTube
TIDAK SEPERTI KERJA: Ryan mereview mainan. (BUSSINES INSIDER)
Share this image

JawaPos.com - Usia Ryan memang baru 6 tahun, tapi penghasilan tahunannya mencapai USD 11 juta atau setara dengan Rp 149 miliar. Asyiknya lagi, bocah yang nama lengkapnya dirahasiakan orang tuanya itu tak perlu kerja keras. Dia cukup mengulas mainan baru miliknya dan mengunggahnya ke kanal YouTube. Akun miliknya, Ryan ToysReview, kini memiliki 10 juta pelanggan atau subscribers.

Tahun ini Forbes memasukkan Ryan dalam daftar orang-orang yang mendapatkan penghasilan tertinggi di dunia lewat YouTube. Ryan duduk di posisi ke-8. Posisinya itu setara dengan akun sketsa komedi Smosh yang digawangi Ian Andrew Hecox dan Daniel Anthony Padilla.

Orang tua Ryan, Loann dan Sean, mengungkapkan bahwa putranya memiliki akun YouTube sejak Maret 2015. Ryan kerap melihat saluran YouTube yang mengulas tentang mainan. Dua di antaranya adalah EvanTubeHD dan Hulyan Maya yang kerap mengulas tentang Thomas the Tank Engine, mainan favorit Ryan. ’’Suatu hari dia bertanya kepada saya kenapa dia tak ada di YouTube, padahal anak-anak lain ada,’’ ujar Loann seperti dilansir The Washington Post.

Orang tuanya lantas membelikan Ryan mainan kereta api Lego Duplo dan membuat video berdurasi 15 menit. Kala itu Ryan masih berusia 4 tahun dan hanya membuka mainan barunya serta memainkannya. Akunnya mulai dikenal ketika video Giant Egg Surprise viral di dunia maya pada Juli 2015.

Telur besar merah itu berisi 100 mobil mainan dari film Cars yang diproduksi Pixar Animation Studios. Sejak saat itu, dia mengunggah video tentang mainan maupun makanan anak-anak hampir setiap hari.

Loann berhenti dari pekerjaannya sebagai guru Sains di sekolah menengah atas untuk mengurus akun YouTube Ryan. Saat diwawancarai September tahun lalu, dia mengungkapkan bahwa 99 mainan yang diulas Ryan bukanlah barang mahal dan mereka membeli sendiri.

Mainan yang diulas Ryan berimbas pada penjualan di dunia nyata. ’’Jika produk yang diulas dilihat oleh 10–20 juta dan Ryan tampak menyukainya, atau anak-anak lain menyukainya, itu berdampak besar pada penjualan,’’ ujar pakar mainan Jim Silver.

Loann mengungkapkan, penghasilan Ryan ditabung untuk membiayai kuliahnya nanti. Mereka juga membuat dana perwalian untuk Ryan serta dua saudara kembarnya, Emma dan Kate. Loann dan Sean mengungkapkan, jika suatu hari Ryan bosan, mereka tidak akan mengunggah video lagi. (*)

sha/c19/any/ce1

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up