JawaPos Radar

Canggih! Mobil Terbang Bisa Dirancang Sendiri, Begini Modelnya

11/09/2018, 17:25 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
mobil terbang, Pesawat Ultralight
Mobil terbang bikinan pemuda Filipina. (Newsflare)
Share this

JawaPos.com – Apa yang ada di benak kamu soal mobil terbang? Salah satunya tentu produsen mobil terbang merupakan perusahaan besar dengan banyak pekerja dan area uji coba yang luas. Termasuk teknologi canggih yang identik dengan biaya super mahal.

Namun, jawaban tepatnya bukan itu. Melainkan mobil terbang ternyata bisa dibuat sendiri. Area uji cobanya pun cukup di halaman rumah saja.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman Mirror, Selasa (11/9), pemuda asal Filipina telah membuktikannya. Bak film fiksi, pemuda bernama Kyxz Mendoza dari Quezon City, Filipina ini membuat sendiri armada terbangnya dan telah diuji coba penerbangan perdananya hanya di halaman rumahnya saja. Lebih jauh dia telah menemukan caranya sendiri untuk menghindari kemacetan dengan mobil terbangnya sendiri.

mobil terbang, Pesawat Ultralight
Mobil terbang bikinan pemuda Filipina. (Newsflare)

Kyxz menyebut mobil terbangnya sebagai ‘Pesawat Ultralight. Dengan satu buah kursi di dalamnya serta bermodal 16 buah baling-baling. Pesawat mini dengan bentuk persegi delapan itu telah berhasil diuji terbang olehnya di halaman rumah dengan ketinggian sekitar 25 kaki atau setara 7,62 meter di atas tanah.

"Kami awalnya mengalami kegagalan sehingga melewati batas tenggat waktu sebelum akhirnya kami dapat menunjukkannya kepada masyarakat. Saya harap semua orang akan memberi reaksi positif pada kendaraan ini. Ini hanya mimpi bagi kami lima tahun lalu,” ujarnya dalam sebuah video singkat.

Pesawat itu memiliki kerangka logam dengan cangkang serat karbon dan menyerupai struktur drone, namun lebih besar. Mobil terbangnya itu didukung oleh baterai yang membutuhkan waktu pengisian sekitar dua setengah jam untuk bisa terbang selama 12 hingga 15 menit.

Kyxz menerangkan, desain pertamanya adalah gaya hoverboard dengan posisi sopir berdiri yang dilengkapi remote control untuk navigasi. Namun seiring waktu dan riset, desainnya terus berkembang. Dia dan timnya butuh enam tahun sebelum akhirnya dapat membuat kendaraan terbang.

Setelah berhasil melakukan uji terbang, dia dan tim berencana membuka jalan untuk pembeli dan investor sebagai distribusi komersial dari Ultralight Aircraft bikinannya. Dia menambahkan, jenis mobil terbang buatannya menggunakan teknologi drone atau teknologi multi-copter untuk terbang.

“Saya ingin mobil sport, Lamborghini terbang, mungkin. Desainnya adalah proses trial and error. Beberapa bahan terbakar saat digunakan serta bahan lain tidak cukup berhasil,” pungkas Kyxz.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up