JawaPos Radar

Google Dorong UKM Tradisional 'Nyemplung' ke Dunia Digital

10/08/2018, 15:23 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Google UKM, Google UKM Indonesia, Google UKM Tradisional
Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami (kanan) bersama Dirjen Industri Kecil dan Menengah, Kemenperin Gati Wibawaningsih (tengah). (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Google terus mendorong pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia agar masuk dalam iklim digital marketing. Tujuannya tak lain untuk memigrasi pelaku UKM ‘tradisional’ ke sistem berbasis online. Hal ini tentu akan lebih mendukung produktivitas usaha mereka.

Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami mengatakan, sebanyak satu juta pelaku UKM telah mereka didik dan edukasi untuk mau beralih menggunakan teknologi dalam membantu usaha mereka. “Kami memberikan pelatihan dengan kombinasi antara pelatihan langsung dan program pelatihan digital bertajuk Gapura Digital dan Womenwill,” ujarnya di jumpa pers di Jakarta, Kamis (8/9).

Veronica menerangkan, Gapura Digital merupakan pelatihan yang dapat diikuti oleh siapa saja secara gratis untuk belajar tentang berbagai keterampilan penggunaan teknologi online. Mulai dari cara membuat website, hingga pelatihan tentang digital marketing. Sementara Womenwill lebih menitikberatkan pada kaum perempuan untuk turut menjadi wirausahawati serta memajukan bisnis mereka dengan bantuan internet.

“Pelatihan ini adalah upaya kami mendorong pelaku UKM untuk go online. Dengan memanfaatkan internet, mereka akan merasakan pemasaran produknya yang lebih luas lagi ketimbang masih offline. UKM yang go online lebih cepat maju sebesar 80 persen dibandingkan tidak online,” kata Veronica.

Google juga menyebut bahwa program untuk membuat UKM go online ini merangkul Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Adapun kerja sama tersebut berlangsung melalui sebuah program ‘Sahabat Go Digital’.

Tidak hanya menyediakan pelatihan keterampilan digital dalam menjalankan UKM miliknya, para pelaku UKM nantinya juga akan diberikan pelatihan tambahan. Karyawan Google akan memberikan pelatihan langsung selama 3 bulan kepada kelompok UKM terpilih yang memiliki potensi untuk melebarkan target pasar yang lebih luas dan menjangkau pelanggan dari luar negeri.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Gati Wibawaningsih menyebut, kerja sama dengan Google dalam mendigitalkan pengusaha kecil merupakan ide yang sejalan dengan program pemerintah dalam hal ini Industri 4.0.

“Pelaku usaha yang sudah go online, secara tidak langsung mereka telah lebih dekat kepada masyarakat yang saat ini sudah melek teknologi. Harapannya tentu dari masyarakat yang sudah dekat dengan teknologi akan mencari apapun lewat internet. Nah, dari sana kemudian pelaku UKM bisa semakin dekat dengan konsumennya,” ujar Gati Wibawaningsih.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up