JawaPos Radar | Iklan Jitu

11 Hari Pascabencana, Jaringan Telekomunikasi Sulteng Pulih 70 Persen

09 Oktober 2018, 12:15:59 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Gempa Sulawesi Tengah, jaringan sulawesi tengah, BTS Sulawesi tengah
Ilustrasi: Antenea BTS. Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Tengah sudah pulih 70 persen. (Pixabay)
Share this

JawaPos.com - Jaringan telekomunikasi Pascabencana gempa bumi dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) berangsur pulih. Jika Jumat (5/10) lalu berada di angka persentes 60 persen tingkat pemulihan, kini di hari ke 11 sudah mencapai 70 persen lebih.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan, hingga hari ke 10 pascabencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng, jaringan telekomunikasi seluler yang sudah berfungsi mencapai 75,65 persen. “Angka segitu berarti ada sebanyak 2662 BTS yg aktif,” ujar Nando, sapaan akrabnya kepada JawaPos.com, Senin (8/10) malam.

Menurut nando, sebanyak 64 unit telepon satelit telah didistribusikan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo ke posko-posko penanganan pengungsi di wilayah Sulteng. “Petugas dan warga dapat menggunakan telepon satelit tersebut untuk koordinasi dan komunikasi percepatan pemulihan pascabencana,” jelas Nando.

Gempa Sulawesi Tengah, jaringan sulawesi tengah, BTS Sulawesi tengah
Data soal pulihnya jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). (Istimewa/Kemenkominfo)

Selain itu, lanjut Nando, ada sebanyak 19 perangkat internet satelit yang disiapkan BAKTI Kemenkominfo dan 11 di antaranya sudah berfungsi dan tersebar di posko-posko di Kota Palu. Sementara sebanyak delapan perangkat sedang dipasang di Kota Donggala dan Sigi.

Sempat diberitakan sebelumnya, Menkominfo Rudiantara berujar bahwa kenaikan signifikan dari performa BTS pascabencana tidak terlepas dari kerja keras tim recovery operator seluler. Selain itu juga dukungan penuh tim dari Kemenkominfo di bawah pimpinan Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail.

Rudiantara sejak terjadinya bencana gempa dan tsunami di Sulteng akhir bulan lalu juga langsung menunjuk Dirjen SDPPI untuk menjadi penanggung jawab percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan sektor Kominfo pascabencana gempa dan tsunami.

Dalam masa tanggap darurat bencana ini, Kemenkominfo juga telah menurunkan jumlah telepon satelit yang telah didistribusikan ke posko-posko pengungsian berjumlah 64 unit. Masing-masing 31 unit di termin pertama dan 33 unit di termin kedua.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up