JawaPos Radar

Kemenkominfo Tarik Izin Penjualan Zero 5, Begini Kata Infinix

08/04/2018, 08:52 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Infinix Zero 5
smartphone Infinix Zero 5 (RianAlfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menarik sertifikat smartphone Infinix yang diindikasi bukan buatan dalam negeri, yakni Zero 5. Kemenkominfo pun meminta PT Bejana Nusa Agung selaku distributor smartphone Infinix di Indonesia untuk menarik produk Infinix Zero 5 yang telah didistribusikan di Indonesia.

Adapun sertifikat untuk izin edar smartphone buatan Tiongkok itu yakni Nomor 52139/SDPPI/2017. Dengan dikeluarkannya pernyataan tersebut, smartphone Infinix Zero 5 3G itu kini resmi menjadi barang ilegal.

Dalam keterangan tertulisnya, Kemenkominfo terpaksa menjatuhkan sanksi atas ditemukannya kecurangan dalam penjualan Infinix tipe X603 (Zero 5) buatan Tiongkok yang beredar di pasar Indonesia. Sertifikat yang berlaku seharusnya dikeluarkan hanya untuk perangkat 3G, namun di lapangan ditemukan smartphone tersebut juga memiliki kemampuan teknologi 4G LTE, yang membuatnya menyalahi persyaratan teknis.

"Atas pencabutan sertifikat dimaksud, PT Bejana Nusa Agung harus menarik produk pesawat telepon seluler yang telah didistribusikan serta melaporkan hasilnya kepada Menteri Komunikasi dan Informatika," tulis Kemenkominfo sebagaimana dikutip dari situs resminya, Minggu (8/4).

Menindaklanjuti pernyataan Kemenkominfo mengenai Pembekuan Sertifikat Perangkat Telepon Seluler Merek Infinix type X603 – 3G no 52139/SDPPI/2017 atas nama PT Bejana Nusa Agung, Infinix Mobility sebagai perusahaan manufaktur smartphone Infinix sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap agar tidak akan terulang lagi ke depannya.

PT Bejana Nusa Agung, selaku distributor smartphone Infinix di Indonesia akan menindaklanjuti dan menaati keputusan dari kemenkominfo. “Pada dasarnya, Infinix ingin beroperasi dan menjual produknya sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia,” tulis Infinix dalam pernyataan resminya kepada JawaPos.com, Sabtu (7/4).

“Infinix berkomitmen untuk selalu menghormati dan menaati segala peraturan pemerintah setempat termasuk persyaratan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” sambung Infinix.

Infinix Mobility menambahkan bahwa smartphone premium Infinix Zero 5 (X603 LTE) yang telah memenuhi persyaratan TKDN 30,63% no 144/ILMATE/TKDN/2018 dan sertifikat postel nomor 54666/SDPPI/2018 dan Made In Indonesia masih tersedia dan dapat di beli di pasaran hingga saat ini. Berbeda dengan sertifikat nomor 52139/SDPPI/2017 yang dibekukan oleh kemenkominfo.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up