alexametrics

Kabel Laut Indigo Rampung, Hubungkan Australia dan Asia Tenggara

8 Februari 2019, 14:22:50 WIB

JawaPos.com – Indosat Ooredoo bersama AARNet, Google, Singtel, SubPartners, dan Telstra mengumumkan pencapaian penting implementasi sistem kabel bawah laut Indigo. Kini penyambungan akhir kabel Indigo barat dan kabel Indigo central sudah rampung sesuai jadwal.

Adapun kabel bawah laut Indigo barat membentang sepanjang 4.600 Km dari Singapura ke Perth, Australia, dan kabel bawah laut Indigo central juga membentang sejauh 4.600 km dari Perth ke Sydney. Pengujian transmisi akan dimulai dan ditargetkan siap dipakai sebelum pertengahan 2019.

Pencapaian ini dikatakan sebagai rangkaian dari pengumuman penandatanganan perjanjian antara konsorsium dengan dengan Alcatel Submarine Networks (ASN) pada April 2017 lalu. Tujuannya untuk membangun sistem kabel Indigo yang menghubungkan Singapura, Perth, dan Sydney, dengan dua pasangan serat tambahan yang menghubungkan Singapura dan Jakarta melalui unit percabangan.

kabel laut Indigo, kabel bawah laut, kabel australia asia tenggara
Kabel bawah laut Indigo membentang di sepanjang Australia dan Asia Tenggara. (ZDNet)

Chief Technology and Information Indosat Ooredoo Dejan Kastelic mengatakan, penyelesaian kabel bawah laut Indigo adalah bagian dari program tiga Indosat yang ambisius. “Tujuannya untuk meningkatkan jaringan kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” terangnya dalam keterangan resmi kepada JawaPos.com, Jumat (8/2).

Ketika sudah beroperasi, lanjut Kastelic, kabel bawah laut Indigo akan semakin mendiversifikasi koneksi internasional Indosat di seluruh Australia dan pasar Asia Tenggara yang tumbuh cepat. “Melayani permintaan yang semakin meningkat untuk lalu lintas data dan memperluas peluang bagi konsumen ritel dan layanan korporat. Ini juga mendukung visi kami untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka dengan menyediakan konektivitas data dan akses internet kelas dunia,” jelasnya.

Lebih jauh, sistem kabel Indigo sepanjang 9.200 km diklaim akan memperkuat hubungan antara Australia dan pasar Asia Tenggara yang tumbuh cepat, juga memberikan latensi yang lebih rendah dan peningkatan keandalan. Dengan menggunakan teknologi optik yang koheren saat ini, dua pasangan serat kabel diklaim mampu mendukung hingga 36 terabit per detik. Angka tersebut setara dengan streaming jutaan film per detik secara bersamaan.

Sistem kabel Indigo menggunakan teknologi berbagi spektrum tercanggih sehingga setiap anggota konsorsium akan memiliki kemampuan secara mandiri memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kebutuhan masa mendatang, termasuk peningkatan kapasitas sesuai permintaan.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Copy Editor :

Kabel Laut Indigo Rampung, Hubungkan Australia dan Asia Tenggara