JawaPos Radar

Disebut Perusak Harga Pasar, Begini Jawaban Cerdas Xiaomi

05/09/2018, 16:58 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Steven Shi Xiaomi, Xiaomi Redmi 6, Xiaomi Mi TV 4A
Head of Xiaomi South Pacific Region dan Country Manager Indonesia Steven Shi usai acara peluncuran produk terbaru Xiaomi di Jakarta, Selasa (4/9) kemarin. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Xiaomi baru saja meluncurkan produk terbarunya pada Selasa (4/9). Melalui sebuah acara di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, vendor Tiongkok itu lagi-lagi merilis produk ke pasaran dengan harga yang terbilang murah.

Tidak hanya smartphone, Xiaomi pada gelaran tersebut bahkan turut membawa produk lain di luar produk ponsel pintar. Ya, untuk pertama kalinya di Indonesia, Xiaomi membawa produk smart TV. Artinya, TV pintar Xiaomi siap bersaing dengan kompetitor pasar elektronik tanah air.

Xiaomi bahkan mengklaim bahwa Smart TV besutannya dibanderol murah meriah. Hal ini wajar lantaran Xiaomi memang terkenal ramah kantong untuk produk smartphone-nya. Malahan, saking murahnya, Xiaomi dinilai sebagai brand yang merusak harga pasar.

Demikian pula dengan smart TV yang dibawanya. Xiaomi membanderol smart TV berukuran 32 inci yang dinamakan Mi TV 4A dengan harga terbilang murah untuk sebuah TV pintar.

Mi TV 4A dilepas Xiaomi dengan kisaran harga Rp 1,9 jutaan. Xiaomi bahkan sesumbar bahwa Mi TV 4A jauh lebih murah daripada vendor lain untuk spesifikasi yang sama.

Xiaomi Smart TV, Xiaomi Mi TV 4A, Xiaomi TV Indonesia
Smartphone terbaru Xiaomi Redmi 6 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Lantas, pantaskah Xiaomi disebut ‘perusak harga pasar’?

Menanggapi tudingan tersebut, Head of Xiaomi South Pacific Region dan Country Manager Indonesia Steven Shi mengatakan bahwa mereka tidak merusak harga pasar. Meski mimik wajah terlihat risih dengan isu tersebut, namun Shi tetap santai menepis kabar tersebut.

Menurut dia, Xiaomi hanya berusaha menjual produk berkualitas kepada siapa pun. “Kami tidak merusak apa pun. Termasuk soal harga pasar,” ujar Shi demikian.

Dia malah menduga bahwa komentar tersebut datang dari kompetitor yang tidak terima dengan harga yang ditawarkan Xiaomi. "Komentar ini sepertinya datang dari kompetitor. Saya yakin semua orang (termasuk Indonesia) suka dengan produk yang bagus dan dengan harga yang bagus tentunya. Teknologi harus bisa dinikmati oleh siapa pun,” terangnya lagi.

Steven Shi lantas kembali menegaskan bahwa produk-pruduk yang dihadirkan Xiaomi tidak merusak pasar. Baik itu smartphone maupun produk yang baru hadir di Indonesia, Smart TV Mi TV 4A. “Kita hanya ingin memberikan produk terbaik, dengan teknologi terbaik, dengan harga yang jujur, sesuai dengan tagline kami,” pungkas Steven Shi.

Xiaomi Redmi 6, Xiaomi Redmi 6A, Xiaomi Mi TV 4A
Smartphone terbaru Xiaomi Redmi 6 (kanan) dan Redmi 6A. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Seperti diberitakan sebelumnya, selain meluncurkan Mi TV 4A, Xiaomi pada peluncuran yang berlangsung kemarin, Selasa (4/9), juga membawa dua line-up smartphone terbaru. Keduanya yang datang dari keluarga Redmi ini mengisi segmen middle-end dan low-end.

Dialah Redmi 6 dan Redmi 6A. Xiaomi melepas Redmi 6 (biasa) dengan harga Rp 1,999 juta untuk varian RAM 3 GB dan ROM 32 GB. Serta banderol Rp 2,399 juta untuk varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Sementara untuk Redmi 6A dibanderol seharga Rp 1,249 juta untuk varian RAM 2 GB dan ROM 16 GB saja.

(ce1/ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up