JawaPos Radar

Baru Dilantik Jokowi, Kepala BSSN Langsung Ingatkan Penyebar Hoaks

03/01/2018, 21:55 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
hoaks
Ilustrasi: hoaks (Kokoh Praba/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Mayor Jendral (Mayjen) (Purn) TNI Djoko Setiadi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1). Djoko dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 130/P Tahun 2017. Sebelumnya, Djoko merupakan Kepala Lembaga Sandi Negara.

Untuk diketahui, BSSN sendiri bukanlah lembaga baru. BSSN adalah revitalisasi dari Lembaga Sandi Negara yang ditambahkan Direktorat Keamanan Informasi, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sebelum perubahan dilakukan, BSSN merupakan lembaga pemerintah yang berada di bawah Menko Polhukam. Namun, kini BSSN berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Djoko Setiadi
Presiden Joko Widodo saat upacara pelantikan Kepala BSSN Djoko Setiadi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1). (Setkab.go.id)

Lembaga ini bertugas mendeteksi dan mencegah aksi kejahatan siber. Mereka menjaga keamanan siber dengan memanfaatkan, mengembangkan dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber. BSSN nantinya diarahkan kepada pembangunan lingkungan (ekosistem) ranah siber Indonesia yang tahan dan aman.

Djoko menegaskan bahwa BSSN akan bersinergi dengan beberapa instansi yang juga memiliki satuan siber, seperti Polri dan BIN. Adapun, koordinasi dengan beberapa lembaga terkait akan semakin menguatkan dunia siber nasional.

“Semuanya akan kita gandeng. Apabila sinergitas ini maksimal, saya yakin kemampuan kita akan hebat. Nanti koordinasi di BSSN. Kita akan berdayakan semua semaksimal mungkin sehingga, ibarat sapu lidi kalau kita gabungkan akan kuat sekali,” jelas Djoko usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BSSN, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1) siang, sebagaimana dikutip dari Setkab.go.id.

Dia juga mengingatkan kepada pihak-pihak yang suka menyebarkan berita hoax agar menghentikan aksi jahatnya. “Kita ingatkan kepada para pelaku hoax untuk berhenti, tidak dilanjutkan. Kalau memang nanti semakin menjadi-jadi, nanti ada aturan yang akan ditentukan,” tegas Djoko.

Terkait dengan terorisme, Kepala BSSN yang baru itu menyampaikan, pihaknya akan bekerja sama dengan Polri untuk mendeteksinya. Menurut Djoko, BSSN juga telah menyiapkan teknologi yang diperlukan untuk mencegah dan melawan serangan siber yang beberapa kali terjadi selama 2017 lalu.

“Saya berharap BSSN bisa melakukan penindakan. Nanti kita lihat perkembangan ke depan. Mestinya BSSN punya wewenang untuk menindak langsung, bisa menangkap dan menindak, bisa kita serahkan ke pemerintah,” pungkas Djoko.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up