JawaPos Radar

LG Buka Laboratorium Riset Artificial Intelligence

02/08/2018, 12:04 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
LG, LG Laboratorium Riset, LG Artificial Intelligence
Presiden dan Chief Technology Officer LG Electronics, I.P. Park (kiri) di acara Pembukaan Laboratorium Riset AI LG di University of Toronto. (Istimewa/LG)
Share this image

JawaPos.com - LG mendirikan pusat penelitian kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Amerika Utara. Kolaborasi dilakukan dengan pihak akademisi dan sejumlah perusahaan rintisan (startup).

Presiden dan Chief Technology Officer LG Electronics, I.P. Park mengatakan bahwa AI akan menyentuh kehidupan seluruh orang. Mengubah cara hidup, bekerja, dan bermain. “Implementasi awal AI dalam perangkat yang saling terhubung saat ini menyiapkan dasar bagi terwujudnya kota pintar, rumah pintar, bisnis pintar, dan perangkat pintar yang lengkap dengan semua kemampuan yang bahkan belum pernah dibayangkan sebelumnya,” katanya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (1/8).

Bersamaan dengan pembukaan pusat penelitian AI terbaru ini, LG juga mengumumkan kemitraan dengan University of Toronto. "Jalinan kerja sama ini menimbang reputasi perguruan tinggi tersebut yang telah mendunia dalam hal AI dan mesin yang dapat belajar, khususnya pada bidang deep learning," ujarnya.

LG, LG Laboratorium Riset, LG Artificial Intelligence
Ilustrasi, Kecerdasan Buatan. (FPGASite)

Pihaknya mengaku LG menempatkan AI sebagai mesin pertumbuhan baru di masa mendatang. Adapun pusat penelitian AI LG di Amerika Utara ini diakui akan meningkatkan kapabilitas penelitian LG secara global. LG juga mengklaim telah memiliki laboratorium untuk penelitian kecerdasan buatan di Korea Selatan, India, dan Rusia.

Seiring dengan pengumuman AI LG terbaru di Amerika Utara ini, pihak LG menyebut hal ini berbarengan dengan peringatan seminggu beroperasinya LG Electronics AI Research Lab di Kanada. Proyek ini sendiri merupakan kelanjutan dari perluasan yang sebelumnya dilakukan pada pusat penelitian sejenis, LG Silicon Valley AI Lab yang berada di Santa Clara, California, Amerika Serikat (AS).

Terkait kemitraan LG dengan University of Toronto, kedua belah pihak mengaku akan melakukan kerja sama penelitian sepanjang lima tahun. Hal tersebut berlaku di bawah kesepakatan bernilai jutaan dolar. Penelitian ini juga bakal berpusat pada penguatan strategi LG dalam pembangunan ekosistem AI yang berlandaskan tiga pilar, yaitu Open Platform, Open Partnership, dan Open Connectivity.

Bicara soal kerja sama ini, Meric Gertler selaku Presiden University of Toronto menyatakan LG sebagai mitra yang menarik bagi penelitian AI. “Kami sangat berharap dapat menjalin kemitraan dengan perusahaan inovatif global seperti LG," katanya dalam kesempatan yang sama.

Hal ini juga diakui sejalan dengan kerja para peneliti dari University of Toronto. Lebih lanjut dia menyatakan, kehadiran perusahaan multinasional yang dikenal sebagai pemimpin pada ekosistem inovasi bersama universitas akan memperkuat peluang bagi fakultas, mahasiswa, dan perusahaan rintisan dari berbagai disiplin keilmuan.

“Solusi AI berbasis deep learning akan merevolusi cara kita berinteraksi dengan dunia sekitar melalui cara yang sangat halus, memanfaatkan data kontekstual seperti biometrik, emosi, gestur, dan tentu saja suara,” kata I.P. Park menutup.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up