Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 18.26 WIB

OpenAI Luncurkan ChatGPT Voice, Diklaim Canggih dan Natural Seperti Manusia

Ilustrasi: OpenAI luncurkan ChatGPT Voice. (Hypebeast).

JawaPos.com - OpenAI, yang terkenal dengan teknologi inovatifnya, baru-baru ini meluncurkan ChatGPT Voice, asisten virtual yang diklaim sangat realistis kepada publik secara gratis. Langkah ini dilakukan pada saat perusahaan menghadapi tantangan internal, sehingga menjadikannya keputusan yang berani dan agak berisiko.
 
Dilansir dari 9to5Google, fitur ini dulunya eksklusif hanya untuk anggota ChatGPT Plus. ChatGPT Voice, yang diperkenalkan pada akhir September, menonjol karena interaksinya yang sangat mirip manusia. 
 
Tidak seperti asisten virtual pada umumnya yang sering kali terdengar seperti robot, ChatGPT Voice menggunakan model bahasa canggih OpenAI untuk memberikan respons yang bernuansa dan kompleks dengan suara yang alami dan mirip manusia. 
 
 
Fitur ini, yang dulunya eksklusif untuk pengguna berbayar, kini tersedia untuk semua orang melalui aplikasi ChatGPT di platform Android dan iOS. Proses menggunakan ChatGPT Voice sangatlah mudah. 
 
Pengguna memulai percakapan dengan mengetuk ikon headphone di aplikasi dan berbicara kepada AI. Asistennya, yang didukung oleh perpustakaan rekaman pengisi suara, merespons dengan intonasi dan penekanan yang realistis, sehingga membuat pengalaman menjadi sangat nyata.
 
Pengguna yang ingin mencoba ChatGPT Voice out dapat mengaksesnya di aplikasi sekarang. Untuk memulai percakapan bolak-balik dengan model bahasa AI , pengguna dapat menekan ikon headphone. Dengan berbicara dan memulai percakapan, ChatGPT Voice akan terpicu dan merespons dengan cara yang sama.
 
 
Fitur ChatGPT Voice OpenAI juga banyak dipuji ketika pertama kali diumumkan karena tampilannya yang sangat mirip manusia. Chatbot AI dianggap futuristik karena mereka dapat melakukan percakapan tertulis dan membalas dengan cara yang mirip manusia. 
 
Entah bagaimana, secara tidak terduga, versi ChatGPT yang terdengar bahkan lebih hidup, dengan penekanan dan tekanan di semua tempat yang tepat. Fitur ChatGPT Voice dilengkapi dengan perpustakaan suara yang direkam oleh pengisi suara. 
 
Dengan perpustakaan sampel tersebut, OpenAI mampu mengembangkan model yang menyatukan kata-kata dan nuansa bahasa secara realistis. Namun, waktu rilis ini penting. OpenAI saat ini sedang menghadapi pergolakan internal yang signifikan, termasuk pemecatan CEO Sam Altman yang tidak terduga. 
 
 
Peristiwa ini memicu reaksi berantai, yang berujung pada kepergian para peneliti utama dan seruan pengunduran diri seluruh dewan OpenAI. Di tengah kondisi ini, keputusan untuk merilis ChatGPT Voice dapat dilihat sebagai gangguan strategis atau langkah yang salah penilaian. Harap dicatat, perusahaan telah mempekerjakan kembali Sam Altman sesuai berita terbaru.
 
Meskipun fitur suara baru ini memang mengesankan dan merupakan bukti kehebatan teknologi OpenAI, hal ini menimbulkan pertanyaan tentang waktu dan prioritas perusahaan. Dengan begitu banyak hal yang dipertaruhkan, termasuk semangat kerja karyawan dan arah masa depan perusahaan, kita bertanya-tanya apakah menunda rilis film mungkin merupakan tindakan yang lebih bijaksana.
 
 
 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore