PPKM Level 3, Pemkot Surabaya Belum Buka Tempat Wisata dan Taman Kota

30 Agustus 2021, 16:38:02 WIB

JawaPos.com – Tempat wisata dalam kota belum diizinkan untuk buka. Meskipun, PPKM di Surabaya sudah berada di level 3. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya Antiek Sugiharti meminta warga agar bersabar terlebih dahulu untuk tidak berwisata.

Antiek mengakui hasrat warga untuk berwisata memang tak terbendung. Meski demikian, pihaknya tidak bisa serta-merta melonggarkan dengan membuka tempat-tempat wisata di dalam kota. Pemkot tetap berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35/20211 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. ’’Kita semua butuh wisata. Tapi, kan harus patuh aturan,’’ kata Antiek kemarin (29/8).

Antiek mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan dari pemerintah. Tentu sambil terus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). ’’Jika kita makin taat prokes, kasus akan makin terkendali. Cepat atau lambat, tempat wisata akan kembali buka,’’ imbuh Antiek.

Dari pantauan Jawa Pos, berbagai lokasi wisata masih ditutup sampai kemarin. Baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. Salah satunya adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS). Taman satwa yang dikelola badan usaha milik daerah (BUMD) itu belum dibuka. Kunjungan fisik belum dibolehkan untuk mengikuti aturan PPKM level 3. Manajemen menawarkan family virtual hingga virtual edukasi. Dalam tur virtual tersebut, pengunjung bisa menikmati KBS di dunia maya selama 90 menit.

Selain KBS, taman-taman kota yang dikelola pemkot belum dibuka. Di setiap taman dibentangkan garis satpol PP sebagai tanda larangan masuk. Meskipun begitu, terlihat warga bisa masuk dengan mudah ke taman kota seperti di Taman Bungkul kemarin.

Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto menyatakan, sampai sekarang belum ada permintaan untuk membuka taman kota. Biasanya, ada pemberitahuan dan permintaan asesmen dari instansi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan taman. Yakni, dinas kebersihan ruang terbuka hijau (DKRTH). ’’Semua taman kota masih ditutup sementara. Kami harap masyarakat sabar dulu,’’ imbuh Eddy.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mar/c12/jun

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads