alexametrics

Sekjen Hasto: PDIP Bersama Rakyat Jaga dan Lindungi Surabaya

30 Agustus 2020, 17:16:03 WIB

JawaPos.com–Jajaran DPP PDI Perjuangan menggelar konsolidasi organisasi internal partai di kantor DPD PDIP Jatim, Minggu (30/8). Konsolidasi itu untuk menyambut pilkada serentak 9 Desember.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui, ada daerah yang mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Salah satunya adalah adalah Surabaya.

”Selama hampir 10 tahun Ibu Risma memimpin, Surabaya menjadi ikon begitu banyak identitas keberhasilan. Smart city, the green city, the cultural city, dan begitu banyak identitas lain. Karena itu Surabaya akan dijaga dan dilindungi anggota dan kader partai yang menyatu dengan rakyat untuk memenangkan pilkada,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan, untuk menjadi calon kepala daerah dari PDIP harus memenuhi kriteria ideologis pancasilais serta memiliki kemampuan teknokratis guna menyelesaikan masalah rakyat. Atas dasar hal tersebut, PDI Perjuangan tidak ingin Surabaya jatuh ke tangan yang salah, mereka yang hanya mengandalkan modal besar dan di belakangnya berdiri mereka yang ingin mengubah tata kota hanya karena berburu kepentingan kapital.

”Kepemimpinan ke depan Kota Surabaya adalah kesinambungan visi dan misi sebagaimana sudah diletakkan Wali Kota Bambang D.H., Bu Risma, dan terutama kesinambungan harapan bagi wong cilik agar Surabaya tetap dipimpin mereka yang memiliki jiwa kerakyatan,” tegas Hasto.

Dengan pertimbangan itu, Hasto diperintah Megawati ke Surabaya untuk melakukan konsolidasi. Hasto datang bersama dengan Djarot Syaiful Hidayat, Tri Rismaharini, dan Arif Wibowo yang semuanya merupakan jajaran DPP PDIP. Acara konsolidasi tersebut juga dihadiri Ketua PDIP Surabaya Adi Sutarwijono.

Hasto juga menegaskan tak ada tarik tambang politik antara dirinya dengan Risma seperti digambarkan sejumlah media. ”Ada media tertentu yang menggambarkan kami ada drama tarik-menarik. Saya tidak tahu informasinya dari mana. Karena tidak ada wawancara,” ujar Hasto.

Hasto menegaskan, dalam tubuh PDI Perjuangan tidak ada tarik-menarik. Yang ada adalah upaya menarik dengan sekuat-kuatnya untuk kesejahteraan rakyat.

”Tidak ada tarik tambang politik di internal partai. Yang ada adalah menarik rakyat agar bebas dari belenggu kemiskinan, ketidakadilan, dan kebodohan. Semua taat sepenuhnya kepada keputusan Ketua Umum Partai Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Hasto.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang juga ketua DPP PDIP menegaskan, untuk menang di Surabaya dibutuhkan modal sosial yang jauh lebih penting ketimbang uang. ”Dan ciri kepemimpinan PDI Perjuangan adalah selalu menyatu dengan rakyat di Surabaya,” ujar Risma.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads