alexametrics

Machfud Arifin Tampung Keluhan Pelaku UMKM

30 Juli 2020, 16:48:29 WIB

JawaPos.com – Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sambat lantaran belum mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah. Khususnya terkait bantuan permodalan dan pemasaran produk. Para pengusaha kecil menumpahkan keluh kesah mereka setelah mendeklarasikan dukungan untuk bakal calon wali kota (bacawali) Machfud Arifin Rabu (29/7).

Ketua Paguyuban UMKM Surabaya Maju Cicin Rahmawati menyatakan, para pelaku UMKM sangat ingin mengembangkan usaha yang digeluti. Baik di bidang fashion, kerajinan tangan, kuliner, kecantikan, maupun yang menjalani bisnis online.

Para pelaku UMKM, kata Cicin, juga ingin memperluas jaringan usaha. Tujuannya, ada perluasan pasar yang kompetitif. Hal itu sangat berpengaruh pada pengembangan bisnis kecil yang dijalani para anggota. ”Karena itu, penting bisa bersinergi dengan pemerintah,” katanya.

Dia mengungkapkan, pemerintah kota (pemkot) memang memiliki program pemberdayaan UMKM. Namun, program tersebut dinilai belum maksimal. ”Kami yang ada di sini semuanya belum merasakan adanya program tersebut. Termasuk kaitannya dengan HaKI (hak atas kekayaan intelektual) dan hak paten atas produk yang kami bikin,” ucapnya.

Karena itu, dia berharap wali kota berikutnya bisa menjawab keluh kesah para pelaku UMKM di Surabaya. Sebab, kemajuan ekonomi kerakyatan dinilai bisa memberikan dampak positif yang cukup signifikan terhadap perkembangan perekonomian suatu daerah.

Terkait dukungan untuk Machfud, Cicin menaruh harapan yang besar kepada mantan Kapolda Jatim itu. Sebab, banyak program yang dibuat terkait pemberdayaan UMKM. ”Dan kami sudah menyatakan siap mendukung sepenuhnya beliau sebagai wali kota Surabaya,” tuturnya.

Untuk merealisasikan dukungan tersebut, Cicin mengaku sudah membentuk 20 koordinator kecamatan dan 30 koordinator kelurahan. Mereka akan berjuang dengan sungguh-sungguh untuk membantu pemenangan Machfud dalam pemilihan wali kota (pilwali) pada Desember mendatang.

Sementara itu, Machfud mengapresiasi dukungan tersebut. Namun, dia mengaku butuh pendamping yang tepat untuk mengurus pembinaan UMKM. Hal itu tidak boleh diserahkan kepada sembarangan orang. ”Dan pendamping itu adalah beliau,” ucapnya sambil menunjuk Lita Machfud, istrinya.

Machfud menilai istrinya memiliki segudang pengalaman dalam membina UMKM. Hingga saat ini, Lita juga masih menjadi pengurus Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pusat. ”Beliau juga pembina sekaligus pelaku. Jadi, paham betul apa yang dirasakan dan dibutuhkan para pelaku UMKM,” katanya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : adi/c6/ano



Close Ads