alexametrics

Azrul Ananda Bilang Tidak, Nasdem Tetap Usung Jadi Cawawali Surabaya

30 Juli 2020, 15:48:49 WIB

JawaPos.com – Ramainya pemberitaan usulan bacawawali Nasdem membuat Azrul Ananda kembali angkat bicara. Melalui blog pribadinya happywednesday.id, putra mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan sikapnya tetap sama: tidak tertarik maju dalam kontestasi sebagai bacawawali. Bahkan wali kota sekalipun.

Dia membuka tulisan dengan banyaknya pesan yang dia terima. Kerabat, teman, serta kolega bertanya. Pesan itu juga masuk ke HP adik dan istrinya. Menurut dia, Nasdem bukan partai yang pertama meminangnya maju pada pilwali. Jauh sebelum itu, beberapa partai sudah berkomunikasi. Lantaran berdasar hasil survei, nama Azrul yang teratas.

Sikap Azrul yang tegas menolak itu tentu saja berbeda dengan harapan DPD Nasdem. Sebab, mana mungkin mengusulkan orang yang jelas-jelas menyatakan tidak bersedia. Tentu akan blunder sendiri bagi Nasdem.

Ketua DPD Nasdem Surabaya Robert Simangunsong tidak khawatir dengan penolakan Azrul. Dia tetap menunggu Azrul berubah pikiran. ”Hari ini menolak, besok bisa saja menerima. Kami tetap menunggu,” ucapnya. Pernyataan Robert itu menjadi penegas. DPD Nasdem emoh mengganti usulan. Nama Azrul tetap diusulkan. ”Saat ini terlalu dini untuk dibahas.”

Robert menjelaskan, DPD Nasdem memiliki sejumlah cara untuk meyakinkan Azrul. Misalnya, membawa bukti survei yang menunjukkan bahwa Azrul mendapatkan vote terbanyak. Langkah lain adalah menjalin komunikasi. Robert mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan pembicaraan. Baik dengan DPW Nasdem, DPP Nasdem, maupun Azrul. ”Karena Azrul dipilih partai,” jelasnya

Adakah figur lain yang menjadi cadangan? Robert menegaskan, sampai saat ini DPD Nasdem hanya mengusulkan Azrul. ”Kami belum memikirkan nama lain,” tutur ketua DPC Peradi Surabaya itu.

Robert yakin bahwa Azrul Ananda adalah sosok yang paling pas menjadi sekondan Machfud Arifin. Menurut dia, Azrul bisa merangkul kalangan anak muda, politically correct, dan menunjukkan profesionalitas dalam kubu koalisi besar Machfud Arifin.

Sebab, dalam pilkada, sosok calon wakil kadang menjadi penentu. Ketika misalnya cawali seimbang, rata-rata publik akan melihat siapa calon wakilnya. Jik6a terlihat mengkilap, tentu peluang menang lebih besar. Itulah yang membuat Robert ngotot tetap menyorongkan nama Azrul.

Tanggapan senada disampaikan Sekretaris DPD Nasdem Surabaya Hari Santoso. Hari mengatakan, hingga saat ini DPD Nasdem belum membahas pengganti Azrul.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads