alexametrics

Pemkot Surabaya Salurkan Ratusan Set APD ke RS Universitas Airlangga

30 Juni 2020, 19:26:31 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Kalau pakai APD ini sama dengan menyelamatkan orang. Tenaga medisnya menyelamatkan dirinya sendiri dan dia bisa menyelamatkan orang lain,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menyerahkan bantuan APD melalui Kampus A Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (30/6), seperti dilansir dari Antara.

Ratusan APD terdiri atas baju hazmat 300 pcs, Masker N95 800 pcs, dan kacamata Google 300 pcs diserahkan langsung oleh Wali Kota Risma kepada Dekan Fakultas Kedokteran Unair Prof. Dr. dr. Soetojo, SpU, K.

Risma mengatakan APD salah satu kebutuhan penting bagi tenaga kesehatan untuk menangani pasien Covid-19.

Oleh sebab itu, ia menyatakan peduli terhadap pemenuhan kebutuhan APD bagi tenaga medis di rumah sakit, khususnya yang menangani langsung pasien Covid-19.

Ia mengaku tidak pernah menunda menyalurkan APD kepada tenaga kesehatan di rumah sakit.

Ketika Pemkot Surabaya menerima donasi bantuan, wali kota perempuan pertama di “Kota Pahlawan” itu, langsung menginstruksikan jajarannya untuk menyalurkan APD tersebut.

“Makanya saya tidak pernah menunda yang namanya APD, tidak boleh ‘nginep’ (menginap) APD itu, kecuali kalau kurang hitungannya. Ini maskernya lebih banyak karena memang saya tahu itu sulit carinya dan itu penting,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unair Prof. Dr. dr. Soetojo, SpU. K. menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima dari Pemkot Surabaya.

Bantuan APD itu, katanya, akan dimanfaatkan untuk tenaga kesehatan di rumah sakit, khususnya bagi petugas yang menangani langsung pasien COVID-19.

“Alhamdulillah hari ini, Bu Risma memberikan bantuan kepada kita, tentunya sangat bermanfaat bagi kita semuanya. Cukup banyak ini dan ini yang akan kita berikan kepada dokter untuk menangani pasien,” kata dia.

Ia mengatakan APD menjadi kebutuhan utama bagi tenaga kesehatan untuk menangani pasien Covid-19.

Jika tenaga kesehatan merasa aman dan sehat, kata dia, otomatis mereka akan bersemangat ketika menangani pasien.

“Kalau dokter sehat, otomatis dia bisa menangani pasien secara baik. Karena untuk semua tenaga medis, atau yang merawat pasien khususnya yang menangani Covid-19 harus pakai APD,” katanya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara



Close Ads