alexametrics

Ketua DPRD Sebut Risma Sujud sebagai Bentuk Tanggung Jawab Moral

30 Juni 2020, 18:41:09 WIB

JawaPos.com–Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyikapi tindakan Wali Kota Tri Rismaharini yang melakukan sujud saat audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait penanganan Covid-19 di Balai Kota Surabaya pada Senin (29/6).

Menurut Adi Sutarwijono, apa yang dilakukan Risma sebagai aksi spontan permintaan maaf sebagai pemimpin ketika ada sebagian masyarakat yang belum taat protokol kesehatan. Sehingga, membuat para tenaga medis di RSUD Soetomo milik Pemprov Jatim kewalahan.

”Kan itu konteks pertemuannya, para dokter meminta masyarakat disiplin. Kalau di hulu atau di masyarakat disiplin, di hilir alias penanganan kuratif di rumah sakit bisa dikelola dengan baik, tidak overload. Nah saya rasa karena itu Bu Risma itu minta maaf karena belum bisa membuat semua warga disiplin taat protokol kesehatan,” kata Adi seperti dilansir dari Antara pada Selasa (30/6).

Baca juga : Wali Kota Surabaya Sujud saat Audiensi dengan IDI dan Persi

Adi menjelaskan, sebagai pemimpin, sikap Risma itu merupakan sikap yang baik karena semua kesalahan yang mungkin warga lakukan terkait itu, dia yang tanggung. ”Jadi tidak menyalahkan masyarakat, tapi meminta maaf karena belum semua warga taat protokol kesehatan. Bu Risma tidak ingin warganya yang disalahkan. Maka beban itu dia tanggung di pundaknya. Pemimpin kan memang harus begitu,” ujar Adi.

Selain itu, lanjut Adi, permintaan maaf Risma lewat aksi sujud itu juga sebagai bentuk tanggung jawab moral bahwa dia sebagai pemimpin belum bisa membantu optimal ke RSUD Soetomo karena permasalahan wewenang. ”Saya melihatnya itu sebagai bentuk permintaan maaf Bu Risma. Bahwa dia sudah mencoba membantu, tapi kan tidak bisa masuk ke RSUD Soetomo karena bukan wewenangnya,” tutur Adi.

Seperti diketahui, Risma melakukan aksi sujud di depan para dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saat audiensi di Balai Kota Surabaya pada Senin (29/6). Saat itu, Ketua Tim Penyakit Infeksi Emergin dan Remerging (Pinere) RSUD Soetomo Sudarsono menyampaikan, rumah sakitnya overload karena masih banyak warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads