alexametrics

Gresik Target Turunkan Tingginya Angka Covid-19 Akhir Juli

30 Juni 2020, 07:41:32 WIB

JawaPos.com–Bupati Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Sambari Halim Radianto menargetkan pada akhir Juli angka konfirmasi Covid-19 bisa diturunkan. Salah satunya dengan cara menerjunkan mobil keliling ke desa-desa untuk penegakan disiplin protokol kesehatan.

”Mobil berplat merah yang akan kami gunakan keliling dari desa ke desa itu merupakan kendaraan operasional Kepala OPD setingkat eselon II. Kemudian kami tarik dan dibagikan kepada masing-masing kecamatan untuk mendisiplinkan warga,” kata Sambari seperti dilansir dari Antara di Gresik.

Dia berharap dalam sehari operasional mobil itu bisa melaksanakan keliling di tiga desa dan pada akhir Juli diharapkan kasus Covid-19 di Gresik mengalami penurunan atau bahkan sudah tidak ada lagi penambahan kasus. ”Kami siap mobil-mobil ini diberikan ke kecamatan. Yang penting, dipergunakan sebaik-baiknya dalam peraturan kesehatan pada Perbup 22 Tahun 2020,” kata Sambari.

Mobil tersebut dilengkapi dengan pengeras suara dan sirine. Masing-masing kendaraan ditempeli tiga buah stiker yang sama, dan bertulis Melaksanakan disiplin protokol kesehatan adalah vaksin Covid-19 dan ditempatkan di pintu samping kanan dan kiri serta kaca bagian belakang mobil.

”Mari dukung penegakan Perbup 22/2020. Setiap hari harus keliling dalam penegakan Perbup tersebut. Kita harus mendukung Pemprov Jatim untuk menurunkan kasus Covid-19 selama dua minggu sesuai target Presiden RI,” ujar Sambari.

Sementara itu, penambahan kasus baru pasien positif virus korona di Kabupaten Gresik pada Senin (29/6) masih cukup tinggi. Tercatat ada tambahan sebanyak 38 orang.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik Saifudin Ghozali mengatakan, total tambahan pasien positif Covid-19 berasal dari 9 kecamatan. Yakni Kecamatan Cerme, Bungah, Duduk Sampeyan, Driyorejo, Gresik, Kebomas, Manyar, Menganti, serta Kecamatan Sidayu. ”Dengan adanya tambahan itu, total pasien positif di Gresik kini mencapai 661 pasien, rinciannya 81 pasien sembuh, 515 pasien dirawat, dan 65 orang meninggal dunia,” terang Saifudin Ghozali.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads