alexametrics

Dirut RSUD Soetomo Sebut Hubungan dengan Pemkot Baik-Baik Saja

30 Juni 2020, 08:00:27 WIB

JawaPos.com–Direktur Utama RSUD Soetomo Surabaya dr Joni Wahyuhadi menyebutkan, selama ini hubungan antara RSUD Soetomo dengan Pemerintah Kota Surabaya baik-baik saja. Terutama dalam rangka koordinasi penanganan Covid-19.

”RSUD Soetomo selama ini selalu menerima Pemkot Surabaya dengan baik dan tangan terbuka. Sebelumnya koordinasi juga telah dilakukan di ruang rapat RSUD  Soetomo, khususnya terkait permasalahan Covid-19 dan tracing,” ujar Joni seperti dilansir dari Antara di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Senin (29/6) malam.

Baca juga : Dinkes Surabaya Bantah Tak Koordinasi dengan Rumah Sakit Soal Covid-19

Selain itu, setiap sore pihaknya selalu melakukan komunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan 37 daerah lain terkait data persebaran Covid-19 untuk melakukan verifikasi data yang disampaikan Kementerian Kesehatan RI.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, Pemkot Surabaya tidak memiliki akses untuk berkomunikasi dengan RSUD Soetomo yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jatim. Risma bahkan melakukan sujud dua kali saat audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jawa Timur terkait penanganan COVID-19 di Balai Kota Surabaya pada Senin (29/6) siang. Wali Kota Risma juga menjelaskan, sudah berusaha menjalin komunikasi dengan pihak RSUD Soetomo, namun ketika hendak mengirimkan bantuan alat pelindung diri (APD), pihak rumah sakit menolak.

Baca juga : Wali Kota Surabaya Sujud saat Audiensi dengan IDI dan Persi

Menurut Joni, pihaknya bukan menolak bantuan APD dari Pemkot Surabaya. Tetapi APD di RSUD  Soetomo masih ada dan lebih baik digunakan untuk rumah sakit lain yang memang masih membutuhkan. ”Nanti kalau diterima, kami dipikir serakah. Kami tidak ingin banyak-banyak, karena menyimpan di gudang terlalu banyak juga tidak baik dan berisiko. Ada juga yang mau menyumbang uang, kami tidak terima, karena memang tidak boleh,” ucap Joni.

Secara pribadi, Joni juga menghormati Tri Rismaharini sebagai wali kota, terlebih ia juga beridentitas sebagai warga Surabaya. ”KTP saya juga Surabaya lho. Kalau saya telepon Ibu Wali Kota kan tidak mungkin, sebab saya rakyat biasa. Kecuali, ajudan Ibu Wali Kota menelepon saya, baru saya berani bicara di telepon. Tapi yang pasti hubungan selama ini baik dan saya sangat menghargai Beliau,” ujar Joni.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads