alexametrics

Dinilai Sudah Mampu, Dinsos Surabaya Coret 42.893 Warga dari Data MBR

30 Maret 2022, 13:00:29 WIB

JawaPos.com- Puluhan ribu warga dikeluarkan dari data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Surabaya. Sebab, dari hasil pengecekan yang dilakukan dinas sosial (dinsos), mereka dianggap sudah mampu. Kini, jumlah MBR pun terus berkurang.

Update data MBR itu berjalan sejak awal tahun ini. Pada Januari, sebanyak 7.893 warga dikeluarkan dari status MBR. Selang satu bulan, ada 35.000 warga yang dinyatakan sudah mampu. Untuk Maret, pengecekan masih berjalan, sehingga total yang dicoret dari data warga tak mampu mencapai 42.893 jiwa.

Kepala Dinsos Surabaya Anna Fajriatin menyampaikan, koreksi data MBR dilakukan saat kelurahan menggelar musyawarah kelurahan (muskel). Kegiatan itu digelar rutin setiap bulan. Warga yang dinilai sudah mampu dicoret dari daftar MBR. ”Sehingga bisa digantikan yang lain sekaligus data itu bisa tepat sasaran,’’ jelasnya.

Warga dikeluarkan dari data MBR karena beberapa faktor. Misalnya, ada yang sudah meninggal, pindah ke luar kota tetapi alamatnya masih di Surabaya, hingga peningkatan ekonomi. Mereka dianggap sudah mampu. ’’Data MBR sifatnya dinamis, yang pasti jumlahnya lebih rendah daripada akhir tahun lalu yang mencapai 1.000.034 jiwa,’’ terang mantan camat Gunung Anyar itu.

Pemkot memberikan sejumlah intervensi bagi warga MBR. Di antaranya, diusulkan mendapat program bantuan dari pemerintah pusat seperti BLT, BPNT, hingga PKH. Sedangkan pemkot menyediakan lapangan dan keterampilan kerja serta akses pendidikan gratis.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto menilai, penyusutan MBR sebanyak 42 ribu orang itu merupakan hasil dari pengurangan tenaga honorer di pemkot. Penurunan tersebut belum mencakup masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : gal/sam/c17/aph

Saksikan video menarik berikut ini: