alexametrics

Pemprov Jawa Timur Minta Industri Atur Proses Kerja Selama PSBB

29 April 2020, 15:41:39 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Jawa Timur mengevaluasi pelaksanaan PSBB di wilayah Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Dalam evaluasi tersebut pemprov mengundang perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan pemilik industri padat karya untuk menyinergikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pelaku industri di kawasan Surabaya Raya mengatur proses kerja untuk membatasi aktivitas kerja di kantor perusahaan atau pabrik selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal tersebut guna mengendalikan penularan Covid-19.

”Kami telah melakukan evaluasi dan ingin mengoordinasikan agar sektor industri dan perkantoran turut melakukan pembatasan proses kerja di tempat kerja dengan melakukan pengaturan ulang sif kerja,” kata Khofifah seperti dilansir dari Antara di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Rabu (29/4).

Menurut hasil evaluasi, mobilitas penduduk Surabaya pada hari pertama PSBB masih tinggi antara lain karena sebagian warga masih harus keluar rumah untuk bekerja. Guna mengurangi risiko penularan virus korona, Khofifah mengatakan, pembatasan aktivitas kerja mesti dilakukan sebagaimana ketentuan dalam pasal 9 Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

”Proses bekerja di tempat kerja atau kantor diganti dengan proses bekerja di rumah atau tempat tinggal untuk tetap menjaga produktivitas maupun kinerja pekerja,” ujar Khofifah.

Kalau industri membatasi jumlah pegawai yang harus bekerja di tempat kerja, menurut dia, mobilitas warga bisa turun signifikan. Gubernur menjelaskan, pembatasan aktivitas kerja selama PSBB tidak mencakup pelaku usaha yang bergerak di sektor seperti kesehatan, energi, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, perbankan, asuransi, media informasi, penyediaan dan distribusi pangan, dan pertahanan.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

 

 

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads